Sebenarnya, memulai bisnis bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Tidak perlu latar belakang pendidikan yang anda miliki, semua orang pasti memiliki kemampuan dan peluang untuk memulai bisnis.

Hanya saja semua kembali pada niat dan usaha orang tersebut apakah benar-benar memiliki keinginan untuk menggali potensi pada dirinya sehingga bisa mendirikan usaha.

Terlebih lagi jika anda memiliki lahan yang luas namun tidak anda manfaatkan sebagai lahan bisnis, maka yang ada hanya sia-sia belaka.

Padahal lahan yang anda miliki bisa menjadi sebuah lokasi usaha yang keuntungannya cukup besar dan akan terus mengalir ke kantong anda.

Salah satu cara untuk memanfaatkan lahan luas yang anda miliki tersebut adalah dengan menjadikannya sebagai bisnis sewa gudang.

Perlu anda tahu bahwa akhir-akhir sudah banyak orang yang mulai menekuni bisnis ini karena meskipun modalnya cukup besar, keuntungan yang diperoleh juga sangat besar.

Jurus Jitu Memulai Bisnis Sewa Gudang

Di bawah ini akan kami bagikan beberapa tips penting yang harus anda perhatikan sebelum anda mulai membuka peluang usaha gudang.

1. Tentukan Tipe Gudang

bisnis sewa gudang jenis jenis gudang

Tips pertama adalah anda harus menentukan seperti apa tipe gudang yang akan anda pilih. Ada beberapa jenis gudang beserta karakteristiknya masing-masing. Beberaa tipe gudang tersebut antara lain:

  • Gudang pusat sortir
  • Gudang transit
  • Gudang untuk menyimpan bahan baku
  • Gudang untuk menyimpan barang setengah jadi
  • Gudang fulfillment
  • Gudang sebagai pusat transhipment
  • Gudang sebagai tempat penyimpanan bahan produksi, dan masih banyak yang lainnya.

Jadi, anda harus memikirkan kira-kira tipe gudang yang mana yang anda inginkan.

Dengan begitu, anda bisa memiliih jenis gudang yang paling sesuai dan dapat memberikan banyak keuntungan untuk anda.

Penentuan jenis gudang ini juga berpengaruh terhadap jenis perusahaan yang butuh gudang.

Maka dari itu, pikirkan matang-matang dengan menyesuaikan peluang usaha gudang yang ada di tempat anda.

Baca juga: Mau Dapat Box Pindahan Apartemen Gratis? Ini Tempatnya !

2. Siapkan peralatan yang memadai

Membuka bisnis sewa gudang yang profesional bisa anda lakukan dengan menyiapkan semua peralatan dan perlengkapan yang memadai.

Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk digunakan sebagai penunjang berbagai macam aktivitas antara lain:

  • Rak
  • Pallet
  • Karton
  • Tenaga bongkar muat
  • Label barang
  • Forklift
  • Satpam yang berjaga selama 24 jam
  • CCTV
  • Dock level, dan beberapa peralatan lainnya yang memang diperlukan untuk membantu mempermudah setiap aktivitas yang dilakukan di gudang tersebut.

3. Menentukan jenis layanan sewa gudang

Jika anda sudah melakukan dua tips yang sebelumnya kami jelaskan, maka tips yang ketiga adalah anda harus mulai menentukan jenis layanan sewa gudang seperti apa yang anda inginkan. Kami sarankan agar anda memiliki banyak pilihan jenis layanan.

Hal ini akan memberikan keuntungan dimana perusahaan yang butuh gudang akan semakin banyak karena pada dasarnya kebutuhan gudang perusahaan tersebut cenderung berbeda antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lainnya.

Namun secara umum, jenis layanan yang harus anda miliki adalah sebagai berikut:

  • Sewa gudang harian
  • Sewa gudang per pallet
  • Sewa gudang bulanan
  • Sewa gudang untuk hitungan per meter kubik
  • Sewa gudang untuk hitungan per CBM

4. Tentukan ukurang gudang

ukuran sewa gudang
Sumber: arthanugraha.com

Tips keempat adalah dengan menentukan ukuran gudang dengan mempertimbangkan kondisi secara umum.

Anda bisa menyesuaikan ukuran gedang dengan kebutuhan penjualan perusahaan setiap bulannya.

Dari sini anda bisa mendapatkan informasi berupa putaran barang yang akan disimpan di dalam gudang tersebut untuk hitungan per bulan.

Selanjutnya, anda harus menghitung rata-rata dari isian pallet. Dengan begitu, anda bisa mengetahui berapa jumlah pallet yang diperlukan oleh perusahaan tersebut.

Namun memang untuk rata-rata ukurannya adalah sekitar 23 m x 48 m. Sementara untuk ukuran standar gudang yang ada di Indonesia kurang lebih 12 meter atas dan 9 meter bawah.

Ada juga standar gudang di Indonesia yang berkisar 12 meter bawah dan 16 meter atas. Yang tidak kalah penting adalah jangan sampai lupa membuat layout gudang.

Selanjutnya, pastikan anda memiliki gambaran dari mana nanti barang masuk dan keluar.

Anda juga perlu menambahkan keperluan untuk penyimpanan barang tersebut sebelum dikirimkan.

Kami sarankan agar anda menyiapkan pintu yang berbeda untuk barang masuk dan barang keluar. Hal ini akan membuat aktivitas dalam gudang berjalan efektif dan efisien.

Baca juga: 10 Aplikasi dan Website Jual Beli Tanah Online Terbaik

5. Menentukan harga

Jika semua tips sudah anda penuhi, maka tips terakhir yang tidak kalah penting adalah menentukan harga sewa gudang.

Berbicara seputar harga sewa, biasanya untuk setiap tempat jasa sewa gudang memiliki perbedaan.

Hal ini menyesuaikan dengan seperti apa perlengkapan yang dimiliki serta lokasi dari gudang tersebut.

Jika anda memiliki lahan luas di tempat yang strategis, maka tentu harga sewa gudang bisa lebih mahal dibandingkan di tempat lainnya.

Lalu berapa harga sewa guadng per m3 di Jabodetabek?

Untuk biaya yang harus anda keluarkan untuk sewa gudang per m3 di Jabodetabek ada yang dihitung harian, mingguan, dan bulanan. Untuk rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Untuk harga sewa per hari kurang lebih Rp. 5.000/m3
  • Harga sewa per minggu sekitar Rp. 25.000/m3
  • Sementara untuk harga sewa bulanan kurang lebih Rp. 80.000/m3

Informasi seputar harga di atas kemungkinan besar akan mengalami perubahan karena disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Untuk itu penting untuk mencari informasi seputar harga umum dari bisnis sewa gudang anda agar nanti harganya tidak memberatkan pelanggan dan juga tidak terlalu murah.