12 Ciri-Ciri Hoarding Disorder yang Wajib Diketahui Sejak Dini

by

|

|

Jendela360 – Hoarding disorder adalah gangguan kesehatan mental pada seseorang yang kesulitan untuk membuang atau melepaskan barang-barang dan lebih memilih untuk menyimpan atau menimbun barang tersebut, baik yang bernilai maupun yang tidak. Jika mencoba membuang atau melepaskannya, maka seseorang akan mengalami tekanan yang signifikan.

Biasanya alasan seseorang yang mengidap gangguan mental seperti hoarding disorderuntuk menimbun atau mengumpulkan barang-barang karena berpikir bahwa barang tersebut akan berguna di masa yang akan datang, padahal tidak juga, biasanya barang tersebut tidak ada manfaatnya sama sekali disimpan.

Gangguan mental seperti hoarding disorder yang suka menimbun barang biasanya menyimpan barang tersebut dengan tidak teratur dan berantakan, menyebabkan ruangan menjadi kotor, dan memiliki aroma yang tidak segar.

Sayangnya, penderita hoarding disorder ini cenderung tidak menyadari gangguan tersebut sebagai suatu masalah pada kesehatan mentalnya. Hal ini dapat meyebabkan terjadinya kesulitan dalam proses penyembuhannya yang berdampak pada lingkungan sosial, dan kesehatan fisik dan mentalnya.

Artikel ini akan membahas ciri-ciri hoarding disorder yang wajib diketahui, dengan begitu kita bisa lebih awal menangani masalah tersebut. Simak ulasannya!

Penyebab Munculnya Hoarding Disorder

Meskipun belum diketahui pasti penyebab munculnya hoarding disorder, namun ada beberapa faktor yang menyebabkan masalah pada penimbunan barang. antara lain:

1. Kepribadian

ciri-ciri hoarding disorder

Kepribadian yang sulit atau ragu mengambil keputusan, serta memiliki beberapa masalah dengan perhatian, atau pribadi yang takut untuk menyelesaikan masalah biasanya menyebabkan timbulnya penyakit mental hoarding disorder.

Biasanya, mereka sering kali ragu atau kesulitan dalam memutuskan untuk membuang barang yang sekiranya tidak berguna lagi. Selain itu, kepribadian yang tidak baik dapat menimbulkan seseorang untuk malas bergerak atau sekitar membuang sampah atau barang yang tidak digunakan lagi.

2. Riwayat Keluarga

Selanjutnya juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami hoarding disorder, biasanya keluarga yang kurang harmonis, atau masalah-masalah lain dalam lingkungan keluarga menyebabkan seseorang memiliki psikis yang kurang baik dan menyebabkan terganggunya kesehatan mental orang tersebut.

Baca juga: 14 Rekomendasi Sofa Bed Terbaik untuk Ruangan Minimalis

3. Kurangnya Kesadaran Untuk Merawat Diri

Kurangnya kesadaran untuk merawat diri baik itu kebersihan badan, kebersihan tempat tinggal, dan kebersihan lainnya bisa menjadi penyebab seseorang mengalami hoarding disorder. Hal ini dikarenakan sulitnya seseorang untuk mengontrol atau mendorong dirinya untuk melakukan hal yang baik seperti menjaga kebersihan.

4. Rasa Tidak Peduli

Berikutnya adalah masalah yang sering terjadi, rasa tidak peduli terhadap lingkungan tempat tinggal, kesehatan diri, dan kepedulian lainnya juga bisa menyebabkan seseorang mengalami hoarding disorder. Untuk menghindari penyakit mental tersebut, ada baiknya kita mulai peduli terhadap sekitar dan kesehatan diri.

5. Trauma

Memiliki rasa trauma mendalam yang penuh tekanan dan sulit untuk di atasi, bisa menjadi penyebab beberapa orang mengalami gangguan hoarding disorder.

Biasanya trauma terjadi karena seseorang mengalami pengalaman buruk atau konflik  permasalahan yang besar sehingga menyebabkan orang tersebut selalu mengingat kejadian tersebut.

Trauma dari kejadian buruk harus cepat-cepat ditangani atau diobati seperti konsultasi pada ahli, sebelum menyebabkan gangguan kesehatan mental selain hoarding disorder seperti depresi, kecemasan berlebih dan sebagainya.

Baca juga: Rekomendasi Gym di Depok, Cocok Untuk Pekerja dan Mahasiswa

6 Rasa Kehilangan yang Mendalam

Rasa seperti ditinggal orang yang dicintai karena kematian atau perpisahan atau harta kekayaan karena kebangkrutan dan sebagainya, bisa menyebabkan orang tersebut mengalami gangguan hoarding disorder.

Ciri-ciri Hoarding Disorder

– Membeli Barang-barang yang Tidak Diperlukan

ciri-ciri hoarding disorder

Seseorang yang rutin membeli barang-barang yang tidak diperlukan sehingga menyebabkan menumpuknya barang tersebut di rumah atau tempat tinggalnya, bisa menjadi ciri-ciri hoarding disorder.

Biasakan membeli barang yang berguna bagi kebutuhan dan kehidupan kita sehari-hari, sehingga dapat memaksimalkan fungsi dari barang yang dibeli.

– Kesulitan Membuang Barang-barang

Memiliki barang atau sampah yang sekiranya tidak bermanfaat atau berguna lagi, sebaiknya dibuang agar tidak menumpuk pada ruangan tempat tinggal anda yang menyebabkan ruangan menjadi kotor, tidak tertata rapih hingga menyebabkan bau yang tidak sedap pada ruangan tersebut.

Seseorang yang kesulitan membuang barang-barang yang tidak bermanfaat, bisa menjadi ciri-ciri seseorang mengalami gangguan hoarding disorder. Biasanya orang tersebut ragu atau merasa bahwa barang tersebut akan bermanfaat dikemudian hari, padahal tidak selalu begitu.

– Selalu Merasa Perlu Pada Barang yang Tidak Berguna

Selalu merasa perlu pada barang yang tidak berguna menjadi ciri-ciri seseorang mengalami gangguan hoarding disorder. Seseorang merasa barang tersebut akan berguna dimasa depan sehingga terjadi penumpukan pada barang tidak berguna lalu disimpan pada ruangan tertentu ditempat tinggalnya.

– Sifat Ragu

Keraguan atau kebimbangan seseorang untuk memutuskan buang atau menyimpan barang baik yang berguna atau yang tidak berguna juga menjadi salah satu ciri-ciri hoarding disorder.

Pelajari lebih mendalam mengenai barang yang berguna dan tidak berguna, sehingga kita bisa membedakan mana yang harusnya disimpan dan tidak perlu disimpan agar tidak menumpuk dan menyebabkan tempat tinggal kita menjadi kotor.

– Kesulitan Mengatur Barang

Point ini juga menjadi penting apakah seseorang mengalami gangguan hoarding disorder, kesulitan megatur barang mana yang bermanfaat dan tidak bermanfaat, serta mana yang akan berguna dan sama sekali tidak berguna dimasa yang akan datang.

Cobalah untuk menyeleksinya agar tidak menumpuk pada ruangan tempat tinggal yang menyebabkan kotor dan memiliki bau yang tidak sedap, seringkali juga ada banyak kuman dan bakteri sehingga tidak baik bagi kesehatan fisik dan mental.

Baca juga: 11 Tanaman Hias Kecil yang Cocok Dikoleksi Penghuni Apartemen

– Penumpukan Sampah Makanan & Minuman yang Berlebihan

Penumpukan sampah makanan dan minuman yang berlebihan, inilah yang menjadi sampah dan menyebabkan ruangan tempat tinggal seseorang yang mengalami gangguan hoarding disorder menjadi kotor dan memiliki aroma yang tidak sedap.

Sampah tersebut bisa mengundang binatang atau serangga yang mengganggu ksehatan orang tersebut, segeralah buang sampah sehabis makan atau minum agar tidak menumpuk.

Tips Mengatasi Penyakit Hoarding Disorder

Beberapa tips untuk mengatasi penyakit hoarding disorder dapat dilakukan, namun biasanya sulit dilakukan karena kurangnya kesadaran bahwa gangguan hoarding disorder adalah masalah menuju penyakit-penyakit mental lainnya.

Orang-orang terdekatlah yang harusnya lebih awal menyadari bahwa seseorang yang dikenali mengalami gangguan hoarding disorder, sesegeralah ajak penderita tersebut untuk mengatasi penyakit ini seperti pergi ke para ahli yang mampu menanganinya.

Beberapa cara mengatasi penyakit hoarding disorder, biasanya para ahli melakukan cara tersebut. antara lain seperti:

– Terapi Perilaku Kognitif

ciri-ciri hoarding disorder

Salah satu jenis psioterapi yang dapat membantu orang pengidap hoarding disorder untuk belajar dan memahami alasan pengidap hoarding disorder menimbun barang, serta bagaimana pengidap mampu beradaptasi dan pengambilan keputusan pada barang mana yang harus dibuang dan disimpan. Dengan begitu, seseorang akan mengelola barang-barang yang dibeli dengan baik.

– Menggunakan Obat Antidepresan

Kegunaan obat-obat antidepresan yang sesuai dengan resep psikiater juga bisa membantu seseorang pengidap hoarding disorder untuk menenangkan dirinya dari rasa cemas, dan masalah psikis lainnya.

Gangguan hoarding disorder adalah masalah serius pada diri seseorang, namun seringkali diabaikan. dengan artikel ini, diharapkan orang-orang memahami penyebab dan ciri-ciri serta cara mengatasi penyakit hoarding disorder.

Dengan artikel ini juga diharapkan kita lebih cepat mengatasi dan menanggulangi masalah pada kesehatan mental.

Serta kita menjadi peduli pada orang terdekat kita dan menjadi garda terdepan yang membantu menyembuhkannya dari gangguan mental baik itu hoarding disorder atau penyakit mental lainnya.

__

Jika anda sedang mencari hunian mewah apartemen yang memiliki pemandangan hijau yang sejuk dan menenangkan, dengan fasilitas yang mampu memenuhi kebutuhan harian, serta keunggulan lainnya yang mampu menghilangkan rasa penat dan pikiran yang mempengaruhi kesehatan mental.

Anda bisa mengunjungi Jendela360. Jendela360 menyediakan beberapa informasi seputar apartemen seperti sewa apartemen di Depok, sewa apaartemen di Bekasi, maupun di kawasan lainnya, yang mewah dengan harga terjangkau. Selain itu, hanya di Jendela360 anda bisa mendapatkan hunian impian. Segera kunjungi!

Artikel Lainnya