Jakarta adalah ibu kota Indonesia dan kota terbesar menurut jumlah penduduk di Asia Tenggara. Kota ini merupakan perpaduan sekaligus kontras antara kawasan bisnis dengan gedung pencakar langit dan kampung modern dengan arsitektur bergaya tradisional Indonesia.

Jakarta memiliki bangunan arsitektural yang signifikan dalam berbagai gaya yang mencakup periode sejarah dan budaya yang berbeda. Gaya arsitekturnya mencerminkan pengaruh Melayu, Jawa, Arab, Cina, dan Belanda.

Pada Desember 2019, terdapat 964 gedung tinggi dan 244 gedung pencakar langit di Jakarta. Kota ini memiliki 90 gedung pencakar langit dengan ketinggian 150 m lebih dan 52 lainnya sedang dibangun.

Bahkan saat ini empat bangunan super tinggi 300 m lebih sedang dibangun di Jakarta  dan lima bangunan serupa lainnya sedang dalam tahap proposal. Usia rata-rata gedung pencakar langit Jakarta sekitar 8 tahun.

Jakarta memiliki jumlah pencakar langit setinggi 200 meter yang lebih banyak di antara kota-kota besar di Asia Tenggara.

Tujuh di antara gedung pencakar langit setinggi 200 meter diselesaikan pada tahun 2015 di Jakarta, dan merupakan yang tertinggi di antara kota-kota di dunia selama tahun itu.

Ibukota Indonesia ini menduduki peringkat ketiga di dunia dengan menyelesaikan lima gedung pencakar langit setinggi 200 meter selama tahun 2017.

Gedung bertingkat pertama di kota Jakarta adalah Sarinah, yang dibangun pada tahun 1963, lalu ada bangunan pertama dengan tinggi diatas 100 m, yaitu Wisma Nusantara, yang dibangun pada tahun 1967 dan merupakan gedung tertinggi di Asia Tenggara pada waktu itu, sedangkan antara tahun 1983 dan 1996, gedung tertinggi di Jakarta  adalah Graha Mandiri.

Gedung Pencakar langit Jakarta pertama yang memiliki ketinggian lebih dari 250 meter adalah Wisma 46, yang dibangun pada tahun 1996 dan memegang rekor ‘tak terkalahkan’ sebagai gedung tertinggi selama hampir 20 tahun.

Per Januari 2020, Menara Gama menjadi gedung tertinggi dan Menara Televisi Indosiar adalah gedung tertinggi di Jakarta, serta di Indonesia.

Sebagian besar gedung pencakar langit tertinggi ibukota terletak di dalam Segitiga Emas Jakarta, di sepanjang jalan utama Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin,  Jalan H.R. Rasuna Said. dan Jalan Gatot Subroto.Berikut ini adalah 6 gedung pencakar langit tertinggi yang ada di Jakarta.

1. Menara Gama

gedung pencakar langit jakarta

Menara Gama (sebelumnya dikenal sebagai Menara Cemindo) adalah gedung pencakar langit Jakarta yang terletak di Jalan H.R. Rasuna Said.

Gedung ini juga dikenal sebagai Menara Rasuna dan Menara Cemindo selama masa konstruksi, tetapi akhirnya dinamai Menara Gama. Sejak tahun 2016, ini adalah gedung tertinggi di Jakarta, serta di Indonesia.

Gedung ini memiliki tinggi hingga 308 meter dengan 69 lantai menjulang ke atas, dan 4 lantai di bawah tanah.

Luas tanah pembangunan menara ini mencapai 1,6 hektar, dan memiliki tempat parkir untuk lebih dari 1.100 kendaraan.

Saat ini, Menara Gama merupakan gedung tertinggi di Indonesia dan gedung tertinggi ke-74 di dunia.

Menara ini merupakan bangunan kantor dan hotel. Pembangunan gedung pencakar langit ini dimulai pada tahun 2011, kemudian ditutup pada tahun 2015 dan dibuka kembali pada Agustus 2016.

Gama Tower juga dikenal sebagai menara perkantoran mewah yang menerapkan konsep dan pembangunan green building.

Westin Hotel menempati 20 lantai teratas menara, mulai dari lantai 50 hingga 69, dan dari restoran yang ada di lantai 51, kamu bisa menikmati keindahan kota Jakarta seluas 360 derajat.

Di lantai 67 kamu juga bisa menemukan club dan lounge Henshin, serta restoran di lantai 68 dan 69 yang merupakan lantai paling atas menara.

Di lantai paling atas ini, terdapat juga sebuah ruang serbaguna. Sedangkan sisa lantai-lantai lainnya adalah ruang kantor eksekutif.

2. Menara Treasury

Treasury Tower adalah gedung pencakar langit Jakarta setinggi 279,5 meter yang berada di kompleks Distrik 8 di Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan, dan saat ini menjadi gedung tertinggi ke-2 di Indonesia, yang selesai dibangun pada tahun 2016.

Ini adalah menara perkantoran komersial di kompleks District 8 Jakarta. District 8 adalah kompleks campuran dari sepuluh menara, dimana terdapat 3 menara perkantoran termasuk Menara Treasury, satu hotel dan enam menara hunian atau apartemen.

Baca juga: 14 Green Building di Indonesia Bersertifikat Greenship dari GBCI

3. Daswin Office Tower

gedung pencakar langit jakarta

Daswin Office Tower adalah gedung pencakar langit yang sedang dibangun di persimpangan Jl. Rasuna Said dan Jl. Prof. Dr. Satrio di Jakarta.

Proyek ini dikembangkan oleh PT Windas Development, yang terdiri dari raksasa real estate yang berbasis di Jepang Mitsubishi Estate, perusahaan manufaktur dan pengembang properti Indonesia Gesit Group dan konglomerat terdiversifikasi Santini Group.

Proyek ini adalah peluang bisnis pertama bagi Mitsubishi Estate untuk mengembangkan sebuah gedung perkantoran di Indonesia.

Gedung ini dibangun di atas lahan seluas 1,6 hektar dan diharapkan selesai pada tahun 2021.

Menara perkantoran ini nantinya akan didukung oleh fasilitas ritel dan multi fungsi di lantai bawah, dengan total luas lantai lebih dari 140.000 m2.

4. Wisma 46

Wisma 46 adalah gedung pencakar langit di Jakarta yang memiliki ketinggian 262 meter yang terletak di kompleks BNI City di Jalan Jenderal Sudirman.

Menara kantor 48 lantai ini selesai pada tahun 1996 di bawah desain Zeidler Roberts Partnership dan DP Architects Private Ltd.

Menara ini terletak di atas tanah seluas 15 hektar di pusat kota. Memiliki luas lantai 140.028 m². Menara ini memiliki 48 lantai untuk perkantoran.

Ada 2 lantai bawah tanah yang digunakan untuk parkir mobil. Menara ini berisi 23 elevator yang dapat mencapai kecepatan 360 mpm dalam model kecepatan super tinggi.

Wisma 46 adalah gedung tertinggi ke-358 yang ada di dunia. Jika diukur hingga ke atap, menara ini memiliki tinggi 228 m dan jika diukur hingga atap bagian bawah, tingginya hanya 200 meter.

Bangunan ini memiliki desain yang modern dan juga tampilan yang unik, yaitu berbentuk melengkung seperti pulpen dan dilapisi kaca berpola persegi.

5. Menara Astra

gedung pencakar langit di jakarta

Menara Astra adalah gedung pencakar langit yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman kav. 5-6 di Jakarta. Peletakan batu pertama dilakukan pada 10 Desember 2013 dan diakhiri pada 20 Februari 2017.

Merupakan gedung perkantoran dengan 63 lantai termasuk helipad pribadi. Podium menara ini memiliki area retail dan food court; serta aula konferensi dengan kapasitas 1000 orang.

Menara Astra memiliki ruang kantor yang dapat disesuaikan, dengan kualitas pelayanan fasilitas bintang enam. Ia juga memiliki showroom Toyota yang menempati lantai pertama.

Juga di kompleks yang sama dengan tower perkantoran adalah Anandamaya Residences dengan luas kavling tanah 2,4 hektar, yang juga memiliki 3 tower hunian bernama Anandamaya Residences 1, 2 dan 3. Total proyek menelan biaya hingga US $ 600 juta.

6. Millennium Office Tower

Millennium Office Tower adalah bangunan kantor yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Indonesia. Dimiliki oleh PT. Permata Birama Sakti, dan dirancang oleh Smallwood, Reynolds, Stewart, Stewart & Assoc. Inc.

Konstruksi dimulai pada 2016 dan selesai pada tahun 2019. Bangunan ini berdiri di ketinggian 254 meter dan terdiri dari 53 lantai di atas tanah dan 6 lantai di bawah tanah, dengan 750 ruang parkir yang tersedia.