Jadi, Anda telah menemukan apartemen impian Anda, tetapi Anda tidak yakin apakah harus menjualnya untuk membeli apartemen yang baru dan menjualnya kembali sebagai tujuan investasi jual-beli, atau Anda perlu menyewakannya agar bisa mendapatkan pemasukan rutin?

Tidak ada jawaban yang salah dan benar dari pertanyaan ini, tapi ada beberapa pertimbangan yang perlu Anda ingat.

 

#1 Mari kita lihat dari sisi keuntungan

Yang paling menarik dari bisnis properti, khususnya apartemen adalah bahwa harganya terus mengalami peningkatan setiap tahun, bahkan nyaris tidak terpengaruh oleh fluktuasi ekonomi.

Tentu saja, naiknya harga jual apartemen juga diimbangi oleh harga sewanya yang juga ikut naik.

Jika Anda berencana menjual apartemen dikarenakan ingin cepat mendapatkan keuntungan yang besar, atau membutuhkan dana besar untuk kebutuhan darurat, saya pikir menjual apartemen adalah opsi yang tepat untuk Anda.

Tetapi jika bukan karena alasan tersebut, saya pikir memilih opsi menyewakannya adalah pilihan yang lebih menguntungkan karena Anda akan menerima pemasukan rutin dari apartemen yang Anda sewakan setiap tahunnya. Bagusnya lagi, seiring berjalannya waktu dan harga sewa meningkat, arus kas Anda secara keseluruhan juga akan meningkat.

 

#2 Proses dan lamanya waktu apartemen terjual atau tersewa

Faktanya, proses jual apartemen itu tidak mudah!

Pertama, waktu yang dibutuhkan untuk menjualnya realtif lebih lama, karena melibatkan nilai transaksi yang besar hingga ratusan juta, bahkan miliaran rupiah.

Kedua adalah proses jualnya agak ribet, karena perlu melibatkan pihak notaris untuk mengurus segala dokumen yang diperlukan dalam proses jual-beli, seperti pembuatan akta jual beli (AJB).

Sementara proses sewa apartemen biasanya relatif lebih mudah dan cepat. Anda juga tidak memerlukan jasa notaris untuk mengurus dokumen, karena biasanya yang dibutuhkan dalam proses sewa apartemen hanya berupa surat kontrak atau perjanjian antara pihak penyewa dan pemilik saja.

PRO TIP:

Jendela360.com dapat mengurus segala hal yang diperlukan untuk menyewakan apartemen Anda, mulai dari mengiklankan apartemen Anda, melakukan pengambilan gambar unit, hingga proses sewa apartemen selesai dilakukan secara professional. Seluruhnya secara GRATIS. Yang Anda perlukan hanyalah mengisi formulir pendaftaran dihalaman sewakan apartemen ini dan tim Jendela360 akan menghungi Anda.

sewakan apartemen Anda

 

#3 Biaya yang timbul karena menjual atau menyewa apartemen

Perlu Anda ketahui bahwa dalam proses jual-beli apartemen itu tidak terlepas dari banyaknya biaya-biaya untuk mengurusnya.

Biasanya biayanya terbagi menjadi dua, yaitu biaya yang harus dibayarkan ke negara atau pemerintah dareah dan juga biaya untuk pihak Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau yang biasa kita sebut notaris.

Pertama, Anda perlu membayar biaya pembuatan akta jual beli dimana biaya ini umumnya dipatok 1% dari nilai transaksi. Kemudian biaya PNPB (penerimaan negara bukan pajak) hingga biaya PPH yang besarnya 2,5% dari besarnya transaksi. Terakhir ada biaya jasa notaris yang besarnya bisa berbeda-beda tergantung dari notaris yang Anda pilih.

Selain itu, Anda juga mungkin perlu mengeluarkan biaya perbaikan apartemen apabila kondisi atau keadaan apartemen Anda mengalami kerusakan atau sudah tidak layak. Tujuannya adalah agar calon pembeli Anda tertarik untuk membeli apartemen Anda.

Berbeda dengan opsi untuk menyewakan apartemen, Anda tidak perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya-biaya yang terkesan agak ‘horror’ tersebut, hanya saja Anda perlu membayar biaya PBB (pajak bumi dan bangunan) setiap tahunnya.

Yang menarik adalah biasanya dalam sewa-menyewa apartemen, Anda sebagai pemilik tidak bertanggung jawab secara penuh untuk membayar sejumlah uang atau ganti rugi jika ada sesuatu yang rusak dalam unit apartemen Anda. Umumnya biaya tersebut ditanggung oleh pihak penyewa, Anda sebagai pemilik dapat mengharuskan penyewa untuk mendepostitkan sejumlah uang sebagai penjamin dengan tujuan perawatan bilamana terjadi suatu kerusakan.

 

#4 Bagaimana perasaan Anda jika Anda menjual atau menyewakannya?

Well, pertimbangan ini bukanlah dari sisi keuntungannya, tapi lebih ke perasaan emosional Anda.

Coba tanyakan pada diri Anda bagaimana perasaan Anda bila ada orang lain tinggal di apartemen Anda? Jika Anda menjualnya, apakah Anda bisa menghapus secara penuh perasaan secara emosional terhadap apartemen Anda? Mungkin akan sulit dilakukan pada beberapa orang.

Akan tetapi, jika Anda menyewakannya, apartemen yang Anda sewakan itu masih milik Anda, dan Anda tidak akan secara emosional lepas dari perasaan kehilangan apartemen lama Anda tersebut.

 

Kesimpulan 

Pada dasarnya, tidak ada jawaban benar atau salah tetapi ada sejumlah poin yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan menjual atau menyewa apartemen Anda.

Jika Anda serius merenungkan salah satu dari dua pilihan ini, saran saya Anda juga harus mencari nasihat lain,mungkin dari keluarga, teman, rekan kerja atau bahkan seorang konsultan dan Akuntan, karena ada beberapa implikasi, seperti biaya pajak dan biaya-biaya lainnya yang perlu Anda perhatikan.

 

Listingkan unit Anda di Jendela360. Kami akan bantu temukan penyewa yang ideal untuk unit Anda dalam tempo yang sesingkat-singkatnya 🙂