1
district
Kebayoran Baru
18
2

Kebayoran Baru

Jual Rumah di Kebayoran Baru

Kebayoran Baru merupakan sebuah kecamatan di Jakarta Selatan, sekaligus pusat pemerintahan dari Kota Administrasi Jakarta Selatan. Luas kecamatan ini adalah 1.291 hektar dan dihuni oleh 143.784 jiwa menurut survei tahun 2017.

Porsi pemanfaatan lahan di Kebayoran Baru lebih banyak ke hunian rumah tapak. Sebanyak 871 hektar lahan difungsikan sebagai perumahan. Kantor dan gudang menempati urutan dua terbanyak dengan porsi 255 hektar. Sisanya sekitar 117 hektar dimanfaatkan untuk usaha kecil milik warga Kebayoran Baru.

Kebayoran dapat menjadi lokasi bergengsi untuk mencari hunian. Pasalnya pusat-pusat bisnis dan kantor pemerintahan di Jakarta sebagian berdiri di Kebayoran Baru. Contohnya saja Sudirman Business District (SBD), pertokoan Blok M, Bursa Efek Indonesia, gedung balaikota Jakarta Selatan, Kejaksaan Agung Republik Indonesia sampai Sekretariat Jenderal ASEAN.

Dengan desainnya yang mengusung konsep kota taman, Kebayoran Baru mampu menarik peminat properti yang ingin beli atau jual rumah Kebayoran Baru. Apalagi dengan harga tanah di Kebayoran Baru yang makin bersaing, membuat kawasan ini kian seksi bagi investor yang ingin jual rumah Kebayoran Baru.

Lokasi Populer Jual Rumah Kebayoran Baru

Pada mulanya, wilayah Kebayoran Baru dibagi-bagi berdasarkan blok, dari Blok A sampai Blok S. Seiring berjalannya waktu, blok-blok tersebut berubah nama menjadi nama-nama kelurahan di Kebayoran Baru. Hanya Blok M yang masih bertahan.

Blok A, O dan P melebur menjadi Kelurahan Pulo. Blok B, C dan D saat ini menjadi Kelurahan Kramat Pela. Blok N berubah menjadi Kelurahan Melawai. Sedangkan Blok Q saat ini menjadi Kelurahan Petogogan dan Blok R, S yang berada di sekitar lapangan Senayan menjadi Kelurahan Rawa Barat.

Meskipun didominasi oleh permukiman, hanya beberapa daerah saja di Kebayoran Baru yang populer di kalangan pencari hunian. Wilayah mana saja? Berikut adalah contohnya.

Blok M

Blok M merupakan salah satu kawasan bisnis di Kebayoran Baru. Di sini terdapat banyak pertokoan dan pusat perbelanjaan. Area komersil yang lengkap ini juga didukung dengan kehadiran Stasiun MRT Blok M. Membuat kawasan Blok M semakin ramai dan mudah dijangkau.

Tidak heran jika akhirnya banyak orang yang mencari rumah dijual di Blok M. Stok properti rumah di Blok M biasanya berada di Jalan Sampit atau Jalan Panglima Polim. Range harganya pun beragam. Mulai dari yang ratusan juta hingga yang miliaran ada di kawasan ini.

Gandaria

Gandaria Utara adalah salah satu kelurahan di Kebayoran Baru yang letaknya di barat daya kecamatan ini. Kelurahan ini strategis untuk menjadi lokasi hunian, karena letaknya berada di dekat Pondok Indah. Selain itu, kelurahan ini juga memiliki tiga stasiun MRT sekaligus, yaitu stasiun MRT Blok A, Blok M dan ASEAN.

Untuk ukuran Jakarta Selatan, rumah tapak di Gandaria dibandrol dengan harga yang terjangkau. Harga Rp500 juta per unit masih lumrah ditemukan di sini. Oleh karena itu, peminat jual rumah Gandaria juga tidak bisa dibilang sedikit.

Senayan

Letak Senayan berada di ujung paling utara Kecamatan Kebayoran Baru. Meskipun kecil (153 hektar), kelurahan ini sangat prestisius di mata warga Kebayoran Baru. Sebabnya Pacific Place masuk dalam kelurahan ini. Selain itu, Senayan juga bersinggungan langsung dengan Stadion Gelora Bung Karno.

Lokasi yang premium membuat harga properti di Senayan sangat mahal. Properti juga lebih didominasi oleh hunian vertikal. Walaupun begitu, permintaan akan jual rumah Senayan tetap ada. Jumlahnya sampai 20 pencarian setiap bulan, jika dilihat dari mesin pencari Google.

Harga Jual Rumah di Kebayoran Baru

Kebayoran Baru mematok harga yang cukup mahal untuk properti-properti yang dijual. Mengutip laman Lamudi.com, rata-rata harga rumah dijual di Kebayoran Baru berada di angka Rp60 jutaan, tepatnya Rp61.500.000 per m2. Harganya cenderung fluktuatif dari kuartal ke kuartal. Enam bulan lalu, harga jual rumah Kebayoran Baru naik hingga Rp65.000.000 per m2, harga tertinggi di tahun itu. Sebelumnya 12 bulan lalu hanya mencapai Rp62.500.000 per m2.

Tentu setiap wilayah di Kebayoran Baru punya kekhasannya sendiri terkait harga jual rumah. Harga jual rumah di Senayan jelas akan lebih mahal dibanding rumah di Blok M. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah data yang berhasil saya himpun dari Rumah123.com.

Blok M

  • Harga Jual Terendah: Rp168 Juta (35 m2)
  • Harga Jual Tertinggi: Rp90 Miliar (600 m2)

Gandaria

  • Harga Jual Terendah: Rp365 Juta (38 m2)
  • Harga Jual Tertinggi: Rp120 Miliar (700 m2)

Senayan

  • Harga Jual Terendah: Rp650 Juta (50 m2)
  • Harga Jual Tertinggi: Rp262 Miliar (1600 m2)

Fasilitas Penunjang di Kebayoran Baru

Fasilitas adalah syarat mutlak pertumbuhan properti di suatu tempat. Properti akan semakin dilirik jika memiliki kelengkapan fasilitas dan infrastruktur. Bagaimana dengan di Kebayoran Baru? Sudah jelas kawasan ini sangat ideal untuk konsumen properti dan prospektif untuk investor.

Lokasi premium dan fasilitas lengkap adalah beberapa penyebabnya. Bagi Anda yang tertarik untuk jual rumah Kebayoran Baru atau ingin membeli hunian di kawasan ini, berikut adalah beberapa fasilitas dan infrastruktur yang menggambarkan betapa strategisnya kecamatan ini.

Infrastruktur

Setidaknya ada tiga jalan strategis yang bersinggungan dengan Kebayoran Baru, yaitu Jalan Jenderal Sudirman di utara, Jalan Tol Cawang-Grogol di timur laut dan Jalan Teuku Nyak Arief di sisi barat. Jalan Jenderal Sudirman memiliki kedudukan penting bagi perkembangan ekonomi Jakarta. Jalan ini menjadi pusat bisnis yang disebut juga financial district poros Sudirman-Thamrin-Kuningan.

Jalan Jenderal Sudirman menghubungkan Dukuh Atas, Tanah Abang, Jakarta Pusat sampai Senayan. Beberapa bangunan yang menjadi landmark ibu kota turut bertengger di sisi jalan ini, sebut saja Wisma 46 (yang tertinggi di Indonesia), Jembatan Semanggi, Stadion Gelora Bung Karno hingga SCBD (Sudirman Central Business District).

Jalan Tol Cawang-Grogol juga menjadi jalan yang tidak kalah strategis di Kebayoran Baru. Jalan ini masih menjadi satu rangkaian dengan Jalan Lingkar Dalam Jakarta yang menghubungkan Cawang dengan Pluit. Rute yang dilalui termasuk Pluit, Taman Anggrek, Semanggi, Senayan dan berakhir di Cawang.

Pusat Perbelanjaan

Banyak pilihan berbelanja di Kebayoran Baru. Untuk kalangan menengah ke atas, Anda bisa mengunjungi Pacific Place yang terletak di Senayan. Pacific Place merupakan paduan dari enam lantai mall pusat perbelanjaan, perkantoran One Pacific Place Office, hotel The Ritz Carlton Pacific Place, ballroom dan serviced apartment.

Menurut Forbes, Pacific Place termasuk ke dalam salah satu mall terbaik di Jakarta. Di dalamnya tidak hanya terdapat restoran, supermarket atau hal-hal lain yang biasa ada di mall, tetapi juga bursa efek. Tercatat beberapa brand mewah telah membuka cabangnya di sini, seperti Galeries Lafayette dari Prancis dan Prada.

Pilihan belanja yang lebih terjangkau namun tetap prestis adalah Blok M Plaza. Mall ini menjadi salah satu pusat bisnis di Kebayoran Baru. Gedungnya terdiri dari tujuh lantai area belanja dan 13 lantai area parkir yang mampu menampung hingga 700 kendaraan roda empat dan 300 kendaraan roda dua. Plaza Blok M adalah tempat yang sempurna untuk nongkrong atau makan-makan di restoran bersama keluarga. Banyak juga tenant-tenant fesyen yang mampu memenuhi kebutuhan pakaian kerja Anda.

Untuk pasar tradisional, Kebayoran Baru terkenal dengan Pasar Mayestik yang sudah ada sejak tahun 1950an. Di dalamnya Anda dapat menemukan barang-barang kebutuhan primer dan sekunder. Mulai dari obat-obatan, kosmetik, perhiasan, pakaian, sayuran, buah, daging, ikan, toko buku, toko peralatan olahraga dan hampir semuanya ada di sini.

Transportasi Umum

Di Kebayoran Baru terdapat tiga stasiun MRT, yaitu Stasiun ASEAN, Blok M dan Blok A. Stasiun ASEAN terletak paling utara dan akan mengarah ke Senayan melalui jalur bawah tanah. Sedangkan di sisi paling selatan Kebayoran Baru ada Stasiun Blok A yang berlanjut ke Stasiun Haji Nawi. Stasiun Blok M letaknya ada di tengah, berdekatan dengan Plaza Blok M.

Selain stasiun MRT, Kebayoran Baru juga dilengkapi dengan Terminal Blok M yang melayani perjalanan berbagai rute. Dari terminal ini, Anda dapat naik bus besar atau sedang menuju Poris Plawad, Kota, Bogor, Sentul City, Cileungsi, Ciputat, Manggarai, Bandara Soekarno-Hatta, Tanjung Priok, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Pulo Gadung, Cililitan, Alam Sutera dan area lainnya. Tentu bus-bus ini juga akan melewati beberapa wilayah Jakarta seperti Kebon Jeruk, Sudirman, Slipi, Cibubur, dsb.

Pusat Pendidikan

Untuk pendidikan tingkat atas, di Kebayoran Baru tersedia STIKOM InterStudi. STIKOM InterStudi adalah sekolah tinggi di bidang ilmu komunikasi yang menyediakan layanan pendidikan jenjang sarjana, pascasarjana dan eksekutif.

Dibanding sekolah tingkat atas, Kebayoran Baru lebih didominasi oleh keberadaan sekolah tingkat dasar dan menengah. Sekolah swasta dan negeri banyak terdapat di sini, contohnya:

  • SD Tarakanita 2
  • SD Cipete Utara 15 Pagi
  • SMP Negeri 12 Jakarta
  • SMA Islam Al Azhar 1
  • SMA Labschool Kebayoran
  • SMA Negeri 70 Jakarta

Rumah Sakit

Rumah sakit adalah fasilitas yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan jika Anda ingin jual rumah Kebayoran Baru. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kebayoran Baru adalah salah satu rumah sakit terbaik di kecamatan ini. Letaknya mudah dijangkau, karena berdekatan dengan Stasiun MRT Haji Nawi. RSUD Kebayoran Baru menyediakan layanan poliklinik yang meliputi polo gigi, spesialis anak, syaraf, anastesi, bedah umum, bedah mulut, kandungan, kulit dan kelamin dan penyakit dalam.

Selain RSUD Kebayoran Baru, alternatif rumah sakit lainnya di kecamatan ini adalah Rumah Sakit Gandaria dan Rumah Sakit Ibu dan Anak Asih.

Peluang Investasi Properti di Kebayoran Baru

Bagi investor yang ingin jual rumah Kebayoran Baru, informasi terkait fasilitas publik saja mungkin tidaklah cukup. Kondisi pasar properti di Kebayoran Baru tidak kalah penting dari informasi terkait daya dukung infrastruktur. Lalu bagaimana ekosistem pasar properti di kawasan ini?

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tanah termahal di Jakarta sebenarnya ada di Kebayoran Baru, tepatnya di Jalan Sriwijaya. Hal ini diungkapkan oleh Steven Sepang, Marketing Associate Century 21. Menurutnya, harga tanah di kawasan ini bisa menembus angka Rp196 juta per m2.

Steven juga mengungkapkan bahwa tanah-tanah di Jalan Sriwijaya, Jalan Patimura dan Jalan Jenggala cenderung tidak mengikuti tren pasar. Tanah yang dihuni kalangan berduit ini biasanya ditawar dengan harga tinggi. Misalnya jika ada orang yang buka harga di tanah tersebut, tetangga yang lain akan mengikuti dengan penawaran lebih tinggi. Angka yang disebutkan Steven adalah hasil penawaran tertinggi dari kondisi ini.

Kebayoran Baru juga menjadi pilihan bagi orang papan atas di Indonesia untuk bermukim. Tokoh seperti Guruh Soekarno Putra dan Arifin Panigoro, bos Medco Group tercatat memiliki properti di Kebayoran Baru.