Daftar Isi:
Salah satu biaya yang harus dibayar saat tinggal di apartemen adalah biaya listrik. Biaya ini belum termasuk ke dalam biaya sewa maupun IPL apartemen. Jadi, sebelum Anda tinggal di apartemen, penting untuk memahami perhitungan biaya listriknya agar Anda bisa memperkirakan berapa besaran biaya yang akan Anda keluarkan.
Berapa Biaya Listrik di Apartemen?
Tidak semua apartemen memiliki biaya listrik yang sama. Besaran biayanya tergantung dengan kelasnya. Tipe unit juga bisa mempengaruhi besaran biaya yang harus Anda bayarkan.
Secara umum, tarif per kWh adalah sebesar Rp.1.730 dan sebesar Rp.1.352 untuk pelanggan yang menerima subsidi pemerintah.
| Daya | Tarif per kWh | Keterangan |
| 900 VA | Rp.1.352 | Untuk penerima subsidi pemerintah |
| 900 VA | Rp.1.730 | Tarif reguler non-subsidi |
| 1.300 VA | Rp.1.730 | Biasanya digunakan untuk apartemen Tipe Studio atau Tipe 1 Kamar |
| 2.200 VA | Rp.1.730 | Biasanya digunakan untuk apartemen Tipe 2 Kamar atau lebih |
| 3.500 – 5.500 VA | Rp.1.730 | Untuk apartemen yang memiliki peralatan elektronik yang lebih banyak |
| >6.600 VA | Rp.1.730 | Untuk apartemen mewah |
Mengapa Biaya Listrik Apartemen Lebih Mahal?
Sudah bukan rahasia kalau tarif listrik di apartemen lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tapak. Hal ini disebabkan karena beberapa alasan, yaitu:
1. Tarif listrik apartemen tidak termasuk kategori residensial
Alasan pertama tarif listrik hunian vertikal lebih tinggi dari rumah tapak adalah karena tarifnya bukan kategori residensial. Lokasi apartemen yang umumnya terletak di kawasan bisnis membuat hunian ini termasuk dalam kategori tarif bisnis, bukan rumah tangga. Karena itu, biayanya pun sekitar 20% hingga 45% lebih mahal dari rumah biasa, tergantung dengan kelas apartemennya. Apartemen mewah di Jakarta Selatan seperti Pakubuwono Residence, The Peak, dan District 8 memiliki abodemen yang lebih tinggi dibandingkan dengan apartemen lain.
2. Ditentukan oleh pengelola apartemen
Pada apartemen tertentu, pengelola menentukan biaya listrik per bulan untuk penghuni. Besaran tarif yang dikenakan pun berbeda-beda, tergantung apartemen. Akan tetapi, skema pemungutan tarif ini akan didiskusikan terlebih dahulu kepada penghuni.
3. Penggunaan alat elektronik
Penggunaan pribadi penghuni tentu berperan juga dalam meninggikan tarif listrik di apartemen. Perangkat elektronik seperti AC, microwave, mesin cuci, hingga kompor listrik membutuhkan daya yang tinggi sehingga tagihan pun jadi membengkak.
Cara Mengurangi Tagihan Listrik Apartemen
Meskipun memang lebih besar, bukan berarti tidak ada upaya sama sekali yang bisa Anda lakukan agar tagihannya lebih kecil. Anda bisa mengurangi tagihan listrik apartemen dengan melakukan cara dan tips berikut ini:
- Matikan lampu di siang hari dan buka jendela agar sirkulasi udara lebih optimal tanpa harus menyalakan AC
- Usahakan agar apartemen terus berpenghuni karena meski dalam keadaan kosong, apartemen Anda tetap dikenakan minimum charge
- Hindari menggunakan mode stand-by pada water heater dan dispenser
- Gunakan mesin cuci dan microwave secara bijak
- Nyalakan lampu hanya di ruangan yang sedang digunakan saja
Baca juga: 7 Cara Hemat Token Listrik di Apartemen Yang Paling Efektif
Dengan tips di atas, Anda tidak hanya dapat mengurangi tagihan saja, tetapi juga menghemat listrik agar lingkungan lebih terjaga.
Temukan juga apartemen dengan kualitas terbaik melalui Jendela360.
Jendela360 adalah situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit apartemen di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Kualitas setiap unitnya terjamin karena telah melalui proses verifikasi.
Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk melihat apartemen secara lebih detail tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda.
Tim kami juga selalu bersedia dengan senang hati untuk membantu menemukan apartemen yang terbaik untuk Anda.
Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.
Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut!
Riana adalah seorang SEO writer dan copywriter di Jendela360. Riana memiliki pengalaman selama 3 tahun, khususnya dalam bidang properti dan gaya hidup. Dalam menulis, Riana percaya bahwa konten yang berorientasi pada autentisitas adalah kunci dalam menciptakan sebuah tulisan yang lebih berkualitas. Di waktu luang, Riana senang membaca buku untuk terus memperluas wawasan dan memperkaya inspirasinya dalam menulis.




