Daftar Isi:
- 11 Cara untuk Mengatasi Udara Panas di Rumah Tanpa AC
- 1. Maksimalkan Sirkulasi Udara
- 2. Gunakan Tirai Vitrase
- 3. Buka Jendela saat Malam Hari
- 4. Matikan Lampu Pada Siang Hari
- 5. Matikan Alat Elektronik yang Tidak Dipakai
- 6. Kurangi Aktivitas Memasak di Dapur
- 7. Coba Masak di Luar Ruangan
- 8. Letakkan Tanaman Hias Pembersih Udara
- 9. Gunakan AC Portable
- 10. Atur Arah Kipas Berlawanan Arah
- 11. Pilih Rumah yang Menghadap Timur
Cara mengatasi udara panas di rumah — Warga Indonesia pastinya sudah tidak asing dengan udara panas dan cahaya matahari yang terik. Suhu saat malam hari sekalipun terasa lebih gerah ketika musim kemarau yang panjang.
Mengandalkan kipas dan AC untuk menghadapi udara panas bisa membuat tagihan listrik membengkak. Selain itu, penggunaan alat elektronik yang berlebihan juga dapat merusak lingkungan. Usia penggunaan alat elektronik pun semakin pendek karena harus bekerja terus-menerus.
Udara panas bisa jadi lebih menyiksa apabila Anda tinggal di apartemen dengan unit yang lebih tinggi. Tanpa adanya pohon yang bisa menghalau sinar matahari dan membuat udara lebih sejuk, apartemen terpapar sinar matahari yang lebih intens.
Namun, dengan mengikuti tips berikut ini, udara panas bisa diatasi, bahkan ketika tinggal di apartemen sekalipun. Tidak perlu menyalakan AC karena hanya dengan mengikuti cara berikut, Anda juga bisa merasakan tempat tinggal yang lebih sejuk dan nyaman.
11 Cara untuk Mengatasi Udara Panas di Rumah Tanpa AC
1. Maksimalkan Sirkulasi Udara

(Sumber: blendspace.com)
Salah satu cara paling efektif untuk menurunkan suhu ruangan adalah dengan memperlancar sirkulasi udara. Ventilasi yang buruk bisa membuat udara panas terjebak di dalam ruangan, menyebabkan suasana pengap dan tidak sehat.
Untuk memperbaikinya, Anda bisa membuka jendela dan pintu ruangan yang digunakan, seperti kamar tidur atau kamar mandi. Sementara itu, tutup ruangan lain yang tidak digunakan agar aliran udara lebih terarah.
2. Gunakan Tirai Vitrase
Membuka jendela di siang hari memang bisa membantu sirkulasi udara dan membuat ruangan terasa lebih sejuk. Namun, teriknya sinar matahari pada siang hari bisa menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas di dalam rumah.
Solusinya, Anda bisa memasang tirai vitrase di jendela. Jenis tirai ini mampu menyaring sinar matahari tanpa mengurangi cahaya alami, sehingga ruangan tetap terang namun tidak terlalu panas.
3. Buka Jendela saat Malam Hari
Saat malam tiba, suhu udara di luar biasanya lebih rendah. Membuka jendela di malam hari bisa menjadi trik sederhana untuk menurunkan suhu ruangan secara alami dan membuat tidur Anda lebih nyaman.
Selain menurunkan suhu, sirkulasi udara dari luar juga membantu mengurangi kadar CO2 di dalam ruangan. Udara yang lebih segar dan sehat pun bisa Anda nikmati sepanjang malam.
Anda mungkin juga suka: 10 Tips Menjaga Kualitas Udara di Apartemen untuk Hidup Sehat
4. Matikan Lampu Pada Siang Hari

(Sumber: freepik)
Tanpa disadari, lampu yang terus menyala bisa menjadi salah satu penyebab ruangan terasa lebih panas. Meskipun panas yang dihasilkan tidak terlalu signifikan, mematikan lampu saat tidak diperlukan bisa membantu menurunkan suhu ruangan secara keseluruhan.
Selain membuat rumah terasa lebih sejuk, kebiasaan ini juga lebih ramah lingkungan karena menghemat energi listrik. Sebagai gantinya, Anda bisa membuka jendela agar cahaya matahari alami menerangi ruangan.
5. Matikan Alat Elektronik yang Tidak Dipakai
Selain lampu, alat elektronik juga bisa memancarkan panas. Tanpa disadari, alat-alat ini memancarkan panas saat aktif.
Anda tidak perlu mematikan semua peralatan elektronik di rumah, cukup matikan perangkat yang sedang tidak digunakan seperti TV, laptop, atau rice cooker.
Dengan mematikannya, suhu ruangan bisa lebih stabil dan Anda pun bisa berkontribusi dalam menghemat energi listrik.
6. Kurangi Aktivitas Memasak di Dapur
Memasak bisa menghasilkan panas yang cukup tinggi, terutama jika dilakukan dalam waktu lama. Ini bisa membuat ruangan terasa semakin gerah, apalagi jika ukuran dapur tergolong sempit.
Jika cuaca sedang sangat panas, ada baiknya Anda mengurangi frekuensi memasak. Cobalah memasak beberapa menu sekaligus agar tidak perlu bolak-balik ke dapur sepanjang hari.
7. Coba Masak di Luar Ruangan

(Sumber: freepik)
Jika suhu dapur terasa terlalu panas, tidak ada salahnya mencoba memasak di luar ruangan. Anda bisa mengadakan kegiatan memasak bersama seperti BBQ bersama tetangga atau teman.
Banyak apartemen modern yang kini sudah menyediakan area BBQ. Jika Anda mencari apartemen dengan fasilitas area BBQ, Jendela360 bisa membantu Anda menemukannya di kota-kota seperti Jakarta Selatan, BSD City, Surabaya, dan kota-kota lainnya.
Prosesnya juga lebih mudah karena Jendela360 dilengkapi dengan fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk melihat seluruh isi apartemen tanpa beranjak dari tempat duduk Anda.
8. Letakkan Tanaman Hias Pembersih Udara

(Sumber: freepik)
Tanaman hias tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu menyegarkan udara. Melalui proses transpirasi, tanaman melepaskan uap air yang dapat menurunkan suhu sekitar secara alami.
Anda tidak perlu menaruh tanaman berukuran besar. Pot kecil di meja, dapur, atau dekat jendela sudah cukup. Selain itu, merawat tanaman juga bisa menjadi aktivitas menyenangkan yang membantu mengurangi stres.
Baca juga: 12 Tanaman Indoor ini Bisa Menjadi Pembersih Udara di Rumah
9. Gunakan AC Portable
Saat suhu sudah sangat tinggi dan tidak tertahankan, menggunakan AC portable bisa menjadi solusi cepat. Walaupun dayanya lebih kecil dibanding AC konvensional, perangkat ini lebih hemat listrik dan mudah dipindahkan.
Anda bisa menggunakannya sesuai kebutuhan, misalnya saat menonton TV atau menjelang tidur. Ketika tidak dipakai, cukup disimpan di sudut ruangan tanpa memakan banyak tempat.
10. Atur Arah Kipas Berlawanan Arah

(Sumber: freepik)
Nah, untuk Anda yang memiliki kipas angin plafon, ada trik khusus agar fungsinya lebih optimal saat udara panas. Putarlah baling-baling kipas ke arah berlawanan dengan jarum jam.
Arah ini dapat mendorong udara dingin ke bawah dan membuat ruangan terasa lebih sejuk. Sebaliknya, saat suhu cukup dingin, Anda bisa mengubah arah kipas searah jarum jam untuk mengangkat udara hangat ke atas.
11. Pilih Rumah yang Menghadap Timur
Selain dengan cara dan tips di atas, arah mata angin juga dapat mengatasi udara panas di dalam rumah. Rumah yang menghadap ke timur cenderung memiliki paparan sinar matahari yang lebih rendah dibandingkan dengan rumah yang menghadap ke arah mata angin lain.
Apabila Anda tinggal di apartemen, ini artinya Anda harus memilih unit dengan jendela atau balkon yang menghadap ke timur. Tidak perlu bingung karena Anda bisa menemukan apartemen dengan spesifikasi ini melalui Jendela360.
Jendela360 adalah situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit di kota-kota besar di Indonesia. Kualitas setiap unitnya terjamin karena telah melalui proses verifikasi.
Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk apartemen secara lebih detail tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda. Tim kami juga selalu bersedia dengan senang hati untuk membantu menemukan apartemen yang terbaik untuk Anda.
Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.
Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut!
Riana adalah seorang SEO writer dan copywriter di Jendela360. Riana memiliki pengalaman selama 3 tahun, khususnya dalam bidang properti dan gaya hidup. Dalam menulis, Riana percaya bahwa konten yang berorientasi pada autentisitas adalah kunci dalam menciptakan sebuah tulisan yang lebih berkualitas. Di waktu luang, Riana senang membaca buku untuk terus memperluas wawasan dan memperkaya inspirasinya dalam menulis.




