Last Updated on

Hingga kini kucing masih merupakan teman favorit manusia, berdampingan dengan anjing, walaupun karakter keduanya berbeda. Kucing peliharaan harus selalu dijaga kebersihan dan kenyamanannya.

Tidak jarang kucing terkena kutu pada bulunya, kutu merupakan parasit eksternal menular yang hidup dengan menghisap darah mamalia. Secara ilmiah, kutu kucing disebut sebagai Ctenocephalides felis. Serangga ini berukuran kecil dan susah dilihat dengan mata telanjang.

Kutu ini dapat hinggap pada kucing dengan kontak langsung dengan hewan peliharaan lain yang terinfeksi atau saat bermain di luar, misalnya di kebun yang ada kutunya. Kutu kucing tidak dapat hidup pada manusia, namun mampu menggigit manusia sehingga menimbulkan gatal bahkan reaksi alergi bagi yang sensitif.

Cara mengidentifikasi tanda dan gejala awalnya adalah muncul masalah kulit pada kucing, seperti benjolan, pustula, dan gatal. Akibatnya, kucing sering menggaruk badannya. Bila dicermati, terdapat bintik-bintik kemerahan di kulit kucing akibat gigitan kutu. Selanjutnya akan terjadi kerontokan pada kucing.

Kucing yang terinfeksi kutu juga akan terlihat lesu dan tidak aktif seperti biasa. Ini diakibatkan dehidrasi akibat gigitan kutu. Gejala akhir yaitu anemia. Saking banyaknya kutu yang menyerang kucing, makin banyak pula kucing tersebut, sebagai inangnya, kehilangan darah. Ini merupakan stage yang paling parah. Sebaiknya Anda segera membawa kucing ke dokter sebelum terjadi hal seperti ini.

Baca juga: Cari Apartemen Yang Pet-Friendly? Disini Tempatnya!

Bila kucing Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, Anda dapat menghilangkan kutu kucing melalui cara yang dianjurkan seperti berikut:

1. Memandikan kucing dengan sampo khusus

cara menghilangkan kutu kucing dengan alami
Sumber:arenahewan.com

Mandi merupakan ritual pembersihan rutin yang harus dilakukan pada kucing peliharaan. Grooming juga dapat menghilangkan telur kutu pada kucing. Saat memandikan kucing ini, Anda dapat menggunakan sampo anti kutu kucing, direkomendasikan merek-merek ini, D&C Shampoo, Virbac Sebazole Shampoo untuk kucing, Miconazole Shampoo, dan Armani Flea Tick & Aroma Therapy. Anda dapat menggunakan sampo anti kutu ini secara rutin, sebulan sekali, agar kutu tidak kembali menghinggapi kucing kesayangan.

2. Obat kutu

Selanjutnya Anda dapat menggunakan obat kutu, salah satu yang direkomendasikan adalah  Fluffy Cat. Sebelum menggunakannya, terlebih dahulu baca aturan pakainya.

3. Minyak telon

Ternyata minyak telon dapat menghilangkan kutu pada kucing. Caranya dengan mengusapkan minyak telon ke bagian kulit kucing yang terdapat banyak kutu. Namun perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak mengolesnya agar tidak terjilat si kucing.

4. Menyisir bulu kucing

cara menghilangkan kutu kucing dengan sisiran

Sumber: tempo.co

Setelah mandi, kegiatan sisir-menyisir juga ampuh untuk mengusir kutu dari kucing Anda. Gunakan sisir yang tepat, sesuai dengan jenis bulu kucing. Sisir bulu kucing secara merata.

Kegiatan ini baik untuk dilakukan rutin setelah mandi untuk mencegah kembalinya kutu. Selain itu, menyisir bulu kucing dapat membuat bulu kucing lebat.

5. Menyemprotkan air cuka

Kutu tidak suka aroma cuka, sehingga treatment ini dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kutu kucing. Campur air dan cuka ke dalam wadah dengan perbandingan 50:50,  lalu hangatkan dengan api sedang.

Setelah itu, masukkan campuran air cuka tersebut ke dalam botol semprot. Semprotkan ke bagian tubuh kucing yang terdapat kutu. Anda harus berhati-hati agar semprotan cairan tidak terkena atau masuk ke mata dan telinga kucing.

6. Menggunakan jus lidah buaya

Selain larutan air dan cuka, Anda dapat memanfaatkan lidah buaya untuk mengusir kutu pada kucing. Buat jus campuran lidah buaya dan sedikit cabai rawit lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan pada bagian tubuh kucing yang terdapat banyak kutu. Jangan terkena atau masuk ke mata dan telinga kucing.

Baca juga: 10 Cara Mengusir Tikus dari Hunian Anda Dengan Ampuh

7. Menggunakan semprotan lemon

Racikan lemon juga dapat menghilangkan kutu pada kucing. Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang tidak disukai kutu. Satu buah lemon potong menjadi empat bagian dan masukkan ke air mendidih, pastikan lemon tersebut terendam air panas. Biarkan semalam, lalu saring. Air saringan tersebut yang dijadikan cairan untuk disemprot pada tubuh kucing.

8. Menggunakan cuka apel

Anda juga dapat menjadikan cuka apel sebagai alternatif. Cuka pada sari apel mengeluarkan bau busuk yang tidak disukai kutu. Cara membuatnya, campur sari buah apel dan air dengan perbandingan 2:1. Masukkan ke botol semprot, semprotkan pada bagian tubuh kucing yang terkena kutu.

9. Menggunakan garam

Garam juga dapat menghilangkan kutu pada kucing, terutama larva dan telur kutu. Caranya tambahkan garam ke air hangat yang cukup, lalu rendam kucing ke dalam air garam hangat. Jangan sampai kucingnya tenggelam ya!

10. Vaksin ivermectin

Anda juga dapat konsultasikan masalah kutu kucing ke dokter hewan. Kucing akan diberi vaksin ivermectin, ini merupakan alternatif yang bisa dicoba, namun harus dikonsultasikan dengan dokter hewan.

Ivermectin dapat membasmi cacing dan ektoparasit seperti kutu kucing ini. Namun Ivermectin tidak bisa untuk membunuh telur kutu. Biasanya dibutuhkan minimal 3 kali suntikan dengan jarak 3-4 minggu untuk hasil yang maksimal. Suntikan ini tidak dapat diberikan kepada anak kucing (dibawah 3 bulan) karena bisa membuat keracunan dan kerusakan pada ginjal.

11. Obat tetes lain

Selain beberapa ramuan alami di atas, Anda juga dapat menggunakan obat tetes anti kutu kucing. Obat ini hanya dapat digunakan untuk kucing dewasa. Sebelum diteteskan, baca dahulu aturan pakai dan gunakan secukupnya. Teteskan di tengkuk dan leher kucing agar kucing tidak menjilat-jilatnya.

12. Spray anti kutu kucing

Spray ini juga obat kimia. Anda bisa mendapatkannya di petshop yang juga menjual obat untuk hewan peliharaan. Penggunaannya juga harus teliti dan hati-hati, baca aturan pakainya.

Baca juga: 10 Jurus Jitu untuk Mengusir Kecoa dari Hunian Anda!

13. Membatasi aktivitas di luar rumah


Sumber: merahputih.com

Membatasi bukan melarang. Semakin sering kucing bermain di luar, semakin besar pula kemungkinannya terkena kutu. Selama masa pengobatan si kucing, Anda dapat mengawasi kegiatan kucing dan menutup aksesnya ke luar rumah. Sebagai gantinya, berilah ia mainan atau aktivitas lain di dalam rumah.

14. Sisir anti kutu kucing

Menyisir kucing juga dapat menghilangkan kutu pada kucing. Anda dapat menggunakan sisir khusus yang bisa dibeli di petshop terdekat. Aktivitas menyisir kucing dapat dilakukan setelah kucing mandi atau kapan pun Anda ada waktu luang.

Selain itu, Anda juga sebaiknya menghilangkan kutu kucing di sekitar rumah, caranya dengan menggunakan tanah diatom. Tanah ini dapat dibeli di petshop. Cara menggunakannya cukup taburkan tanah diatom sedikit-sedikit di lingkungan sekitar rumah dan kandang kucing. Anda juga perlu membersihkan lingkungan kediaman, hal mendasar untuk menghilangkan bibit penyakit di sekitar.

Proses menghilangkan kutu kucing memang butuh konsistensi dan kesabaran. Lebih dianjurkan menggunakan cara yang alami dibanding obat-obatan kimia. Kalau pun terpaksa karena cara alami tidak manjur, Anda perlu memahami betul cara menggunakannya, demi si kucing juga. Selain itu, perhatikan kesehatan tubuh kucing, untuk mencegahnya terkena penyakit dan kutu, kucing haruslah sehat dan fit.

Cari apartemen pet friendly? Jendela360 siap membantu Anda mencarikan apartemen pet friendly baik di apartemen Jakarta Selatan maupun di apartemen Jakarta Barat