Awal bulan adalah tanggal yang paling kita tunggu bagi Anda yang sudah memiliki pendapatan tetap per bulan. Pemasukan dalam jumlah berapapun menjadi sangat istimewa karena pemasukan tersebut adalah hasil dari jerih payah kerja selama bekerja produktif sebulan penuh.

Namun tidak jarang kebiasaan pengeluaran yang boros membuat Anda kesulitan untuk memenuhi kebutuhan mendekati akhir bulan. Disinilah pentingnya kita tetap harus belajar mengelola keuangan dengan baik karena banyak hal yang tidak kita ketahui tentang hari esok, baik menyandang status mahasiswa, pekerja, maupun berumah-tangga.

Pengaturan keuangan sangat penting untuk menjamin peningkatan kualitas hidup dimasa depan. Artikel ini akan mengulas lengkap tentang cara-cara mengatur keuangan bagi para mahasiswa, pekerja, sampai rumah tangga.

Cara Mengatur Keuangan Mahasiswa

Sebagai mahasiswa, pemasukan bulanan, baik sebagian besar maupun sepenuhnya, masih didapatkan dari penghasilan orang tua. Namun sebagai mahasiswa yang mayoritas waktunya digunakan untuk belajar, alokasi pendapatan yang akurat menjadi penting.

Kehidupan di masa kuliah akan menentukan masa depan yang akan diraih. Pengaturan keuangan pun harus dilakukan secara akurat dan hati-hati untuk menjamin kinerja yang lebih baik lagi. Berikut cara mengatur keuangan untuk Anda yang menyandang status sebagai mahasiswa.

Baca juga: 7 Alasan Mengapa Generasi Milenial Cocok Untuk Tinggal di Apartemen

1. Menabung

cara mengatur keuangan

Dari kecil Anda pasti sudah diajarkan untuk menabung oleh orang tua. Nasihat ini memang seringkali membosankan tetapi sangat berguna bagi masa depan. Selalu prioritaskan tabungan Anda saat menerima uang dari orang tua.

Tabungan yang secara disiplin dan rutin Anda lakukan dapat ditujukan untuk investasi kecil-kecilan seperti deposito atau tujuan lainnya yang ingin Anda capai. Misalnya, membeli laptop atau printer yang merupakan kebutuhan untuk memperlancar pembuatan tugas kuliah. Intinya, tidak ada ruginya menabung dan tidak ada alasan apapun untuk tidak menabung.

Di kemudian hari, tabungan dapat digunakan untuk memenuhi atau menutup segala macam kebutuhan yang mendesak. Misalnya ketika motor rusak dan harus dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. Tentu kerusakan motor tidak selalu setiap bulan terjadi dan tidak tentu besar biaya yang harus dikeluarkan.

 

2. Temukan Berbagai Sumber Pemasukan

Sebagai mahasiswa, biasanya orangtua yang memberikan support dari segi biaya kuliah dan jajan. Manfaatkan sumber pemasukan itu disamping Anda harus mulai belajar untuk melakukan usaha atau bekerja sampingan untuk membantu orangtua dalam pembiayaan kuliah.

Pemasukan tambahan ini juga bisa menambah uang jajan sehingga orang tua Anda bisa mengalokasikan dananya ke pos yang lain seperti menolong adik Anda yang masih sekolah dan sebagainya.

Disamping menyelesaikan kuliah dengan baik, tentu Anda perlu belajar juga untuk menambah pundi-pundi di masa depan dengan cara investasi. Anda bisa memulainya dengan risiko yang kecil seperti deposito atau reksa dana.

 

3. Tentukan Berbagai Jenis Pengeluaran

cara mengatur keuangan

Setelah seluruh sumber pendapatan Anda catat, sekarang daftarkan seluruh biaya yang harus Anda keluarkan dalam sebulan. Hal-hal yang wajib sebaiknya didahulukan seperti, membayar kos, pulsa telepon, uang transportasi, uang kuliah, uang makan sehari-hari, uang pembelian buku, fotocopy dan alat tulis.

Datakan hal-hal yang memang menjadi kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya itu, pengeluaran tambahan pada bulan-bulan tertentu juga harus dicatat. Hal ini guna membuat Anda sebagai pemilik uang tidak bingung akan kemana uang Anda pergi, sehingga uang tersebut dapat dialokasikan dengan lebih baik lagi.

 

4. Buatlah Rencana Anggaran Keuangan

Atur dengan baik anggaran agar tidak “besar pasak daripada tiang” alias terlalu besar di pengeluaran. Apabila pengeluaran lebih besar, lihat apakah ada yang bisa dipangkas atau ada pengeluaran yang sebenarnya bukan kebutuhan tapi keinginan.

Apabila masih belum cukup, tentu saja Anda harus menambah sumber pendapatan. Jika rencana anggaran keuangan sudah dirancang dengan baik, patuhilah anggaran tersebut sedemikian rupa karena apabila tidak, anggaran keuangan itu hanya sekedar rencana dan tidak terealisasi.

Jadikan rencana anggaran keuangan ini sebagai pedoman dalam pelaksanaan penggunaan uang sehari-hari. Laksanakan anggaran keuangan yang telah disusun dengan konsekuen dan disiplin.

 

5. Mengutamakan Kebutuhan dari Keinginan

cara mengatur keuangan

Ini memang hal yang cukup sulit karena musuh terbesar adalah diri Anda sendiri. Ketika anggaran belanja sudah ditetapkan dan berkomitmen untuk konsekuen dengan anggaran, terkadang banyak godaan yang menghampiri seperti diajak teman ke café dan jajan hampir setiap hari yang bisa membuat anggaran pengeluaran bisa membengkak.

Atau ketika berjalan-jalan di mall, Anda tergoda untuk belanja barang-barang yang sebetulnya hanya keinginan belaka. Kendalikan pikiran Anda dengan fokus pada tujuan tabungan dan juga tujuan investasi yang akan dilakukan.

Patuhi secara disiplin anggaran belanja agar tidak mengikuti nafsu untuk membelanjakan uang tanpa memperhatikan anggaran yang sudah dibuat.

 

Cara Mengatur Keuangan Pekerja

Berbeda dengan mahasiswa yang sebagian besar atau seluruh pendapatannya berasal dari orang tua, pekerja menghasilkan pendapatan sesuai dengan gaji yang didapatkan dari perusahaan atau tempat dimana dia bekerja.

Sebagai pekerja, kinerja di kantor akan menentukan gaji yang akan di dapat. Produktivitas tinggi di kantor akan menjamin pekerja mendapatkan kenaikan gaji untuk mencapai kualitas hidup yang lebih layak.

Oleh karena itu, pengaturan keuangan pekerja harus lebih hati-hati dan bisa menunjang kinerja pekerja tersebut. Berikut beberapa cara mengatur keuangan untuk kalangan pekerja.

 

1. Buat Anggaran Bulanan

Memiliki perencanaan dan visi yang baik ke masa depan merupakan aspek penting untuk mengatur keuangan demi meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, rencana harus dibuat sematang mungkin, seperti penyusunan anggaran bulanan.

Dalam anggaran bulanan ini Anda dapat memasukan seluruh perkiraan pengeluaran Anda dalam sebulan, dimulai dari uang makan, alat mandi, listrik, pulsa, dan lain sebagainya. Penyusunan anggaran bulanan ini sangat penting agar pengeluaran menjadi semakin teratur dan mencegah bercampurnya alokasi dana untuk kebutuhan lainnya.

 

2. Segera Bayar Tagihan dan Menabung

cara mengatur keuangan

Ketika Anda mendapatkan gaji, memang tidak mudah untuk langsung menghamburkan uang tersebut untuk menikmati barang-barang yang Anda inginkan. Belum lagi didukung dengan beberapa tempat perbelanjaan yang menawarkan diskon di awal bulan untuk para pekerja yang baru saja mendapat gaji.

Hal yang sebaiknya dilakukan adalah menyisihkan terlebih dahulu alokasi dana untuk membayar tagihan seperti listrik dan telepon. Selain itu untuk menabung dengan cara yang baik, sisihkan gaji Anda untuk tabungan sebelum memiliki pengeluaran. Hal ini untuk menghindari pemakaian tabungan untuk hal yang tidak diprioritaskan.

 

3. Berinvestasi

Setelah Anda menyisihkan untuk tabungan dan gaji bulanan pada kebutuhan sehari-hari, namun masih ada kelebihan dana dari gaji tersebut, ada baiknya Anda menggunakan dana tersebut untuk investasi dengan mengikuti asuransi, reksa dana, maupun membeli emas ataupun perhiasan dengan nilai jual tinggi.

Hal ini berbeda dengan menabung, jika menabung Anda bisa mengambilnya setiap saat. Di Investasi, uang yang Anda simpan dalam bentuk lain dan tidak bisa Anda ambil kapanpun sesuai keinginan. Cara ini tidak hanya membuat uang Anda diam di tempat, namun juga dapat menguntungkan Anda di masa depan.

 

4. Buat Laporan Keuangan Harian

cara mengatur keuangan

Simpanlah struk belanja yang Anda dapatkan setiap kali berbelanja. Catatlah semua pengeluaran Anda setiap harinya. Selain cara ini membantu Anda mengetahui kemana saja uang yang digunakan selama ini, ini juga dapat membantu Anda menganalisa barang-barang apa saja yang sebenarnya tidak harus Anda beli di bulan yang akan datang.

Dengan menghitung secara harian, data akan pengeluaran Anda akan menjadi lebih akurat. Sehingga perencanaan untuk bulan yang akan datang bisa dilakukan dengan lebih tepat. Perencanaan yang tepat akan membuat uang Anda menjadi cukup untuk keperluan sehari-hari.

 

5. Lakukan Perbandingan

Cara terakhir yang tidak kalah penting adalah melakukan perbandingan antara pengeluaran dengan anggaran. Hal ini wajib Anda lakukan, untuk mengetahui apakah pengeluaran Anda sesuai dengan anggaran yang sudah dibuat, atau malah melebihi dari anggaran yang telah Anda buat.

Jika yang terjadi seperti itu, sudah seharusnya Anda melakukan revisi terhadap anggaran tersebut. Bandingkan dengan catatan pengeluaran harian Anda, untuk mengetahui untuk kebutuhan apa saja Anda mengeluarkan dana yang besar.

 

Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga

Berbeda dengan mahasiswa dan pekerja, bagi Anda yang sudah berumah tangga, alokasi pemasukan dan pengeluaran tentunya harus lebih akurat dan hati-hati. Bila sudah berumah tangga, itu berarti Anda sudah tidak hanya menanggung kehidupan diri Anda sendiri, namun juga kehidupan masing-masing anggota keluarga Anda.

Memang terdengar sulit untuk mengatur keuangan rumah tangga agar selalu mencukupi sehingga kebutuhan hidup terjamin. Namun walaupun sulit, bukan berarti hal tersebut menjadi mustahil. Dengan perencanaan keuangan yang tepat, keuangan rumah tangga akan stabil, dan berikut adalah cara-cara yang dapat Anda lakukan.

Baca juga: Baru Menikah? Kenapa Tidak Tinggal di Apartemen Saja

1. Lakukan Evaluasi Biaya Rumah

cara mengatur keuangan

Banyak orang yang kesulitan untuk mengatur keuangan keluarganya karena cicilan rumah (KPR) sudah memotong sebagian besar dari gaji bulanan. Sebaiknya cicilan rumah tidak lebih dari 25% dari total gaji yang diperoleh setiap bulannya.

Carilah KPR yang menawarkan cicilan paling kecil, atau jika belum mampu mengambil cicilan rumah, sebaiknya carilah sebuah kontrakan yang murah. Pasti ada beberapa penawaran yang sesuai dengan kemampuan. Kuncinya adalah Anda harus rajin terus mencari informasi.

Jika memiliki rumah sendiri, Anda dapat menyisihkan sebagian dari gaji untuk membuat tabungan atau berinvestasi. Jika masih lajang, Anda dapat menyewakan kamar di rumah untuk 1 atau 2 orang teman.

Uang hasil menyewakan kamar tersebut bisa membantu Anda membayar cicilan menjadi lebih murah dan merupakan cara berinvestasi yang baik. Dengan cara seperti ini, Anda dapat mencicil rumah dan menyisihkan sebagian uang untuk investasi lainnya seperti tabungan dan dana darurat.

 

2. Rencanakan Biaya Belanja Bulanan dengan Matang

Pemborosan keuangan cenderung terjadi ketika menggunakan uang untuk mengikuti keinginan, padahal keinginan belum tentu menjadi kebutuhan. Cara terbaik untuk menggunakan pendapatan yang kecil adalah membuat rencana belanja bulanan dengan menggunakan anggaran yang tertulis.

Belanjakan uang sesuai dengan rencana yang telah disusun tersebut. Ketika sudah waktunya membeli apa yang dibutuhkan, Anda sudah memiliki anggaran untuk berbelanja. Namun jangan menggunakan uang melebihi anggaran yang telah disusun, karena uang yang tersisa sudah dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

Menggunakan anggaran tertulis untuk merencanakan pengeluaran dapat meminimalisir Anda dari resiko menghabiskan uang untuk membeli sesuatu yang tidak perlu. Rencanakan anggaran bulanan secara tertulis, dengan membagi daftar pengeluaran menjadi dua, yaitu: kebutuhan primer dan kebutuhan tersier.

Kebutuhan primer antara lain: makan, biaya transportasi, tagihan listrik, air serta telepon, cicilan rumah, motor serta mobil dan lainnya. Sedangkan kebutuhan tersier antara lain: anggaran untuk shopping baju, traveling, hingga anggaran hangout dengan teman atau rekan kerja.

Baca juga: 6 Tips Mencari Apartemen Untuk Pasangan Muda

3. Kontrol Kartu Kredit

cara mengatur keuangan

Belanja menggunakan kartu kredit memang mudah dan semua dapat dibeli. Kartu kredit dapat membantu mengelola keuangan, jika menggunakannya dengan cerdas, seperti: menggunakan promo yang diberikan untuk membeli barang yang dibutuhkan.

Namun kartu kredit juga dapat membuat Anda terjebak dalam hutang jangka panjang bila menggunakannya secara sembarangan. Penelitian telah menunjukkan bahwa kartu kredit merupakan cara yang paling mudah menghabiskan uang, karena selain sejumlah uang yang dibelanjakan juga ada bunga dan biaya administrasi kartu kredit.

Jika Anda tidak bisa mengontrol kartu kredit, sebaiknya lupakan kartu kredit, jika ingin berhemat dan menyimpan uang. Kebiasaan menggunakan kartu kredit sembarangan akan membuat boros dan memberikan konsekuensi keuangan yang serius, jangan sampai rumah tangga ribut karena hutang kartu kredit.

 

4. Minimalisir Pengeluaran yang Berpotensi Lebih Hemat

Dengan berjalan atau menggunakan transportasi umum dibandingkan dengan menggunakan mobil untuk pergi ke toko atau bekerja, Anda akan menghemat uang untuk pembelian bbm. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan manfaat tambahan, yaitu badan yang semakin sehat dengan banyak berolahraga.

Makan sesekali di restoran tidak masalah, namun jika makan di restoran menjadi sebuah kebiasaan rutin akan menghabiskan gaji secara cepat. Harga makanan di restoran setidaknya hingga 4X lipat daripada makanan buatan sendiri.

Jika ingin menghemat uang sebaiknya buat makanan sendiri dirumah. Atau makan di restoran hanya sesekali saja misalnya: sebulan sekali untuk menyenangkan keluarga atau menjamu teman lama.

 

5. Menerapkan Prinsip 50-30-10-10

cara mengatur keuangan

Bagi Anda yang masih asing dengan istilah ini, prinsip 50-30-10-10 adalah prinsip yang digunakan untuk mengalokasikan pendapatan atau gaji Anda kepada pengeluaran berbasis pada persenan pendapatan tersebut. Pengalokasian ini juga berdasarkan pada prioritas dalam hidup berumah tangga.

Pertama yakni pos biaya hidup, yang dialokasikan sebesar 50% dari pendapatan. Katakanlah pendapatan dalam sebuah keluarga adalah sebesar Rp. 4.000.000. Maka, kebutuhan maksimum untuk pos biaya hidup adalah Rp. 2.000.000. Pos biaya hidup ini mencakup biaya makan, belanja bulanan, transportasi, pulsa, dan kebutuhan lain yang tergolong primer.

Untuk pos yang kedua yakni pos tagihan yang bersifat wajib dan tidak dapat diganggu gugat. Pos tagihan ini dialokasikan sebanyak 30% dari pendapatan rumah tangga. Pos tagihan mencakup biaya listrik dan air, tagihan asuransi, cicilan rumah, dan biaya angsuran lain yang memiliki sifat wajib untuk dibayar.

Pos biaya investasi atau tabungan menduduki posisi ketiga, dengan alokasi 10% dari pendapatan. Walaupun kecil, namun pos ini menjadi sangat krusial karena memiliki visi jangka panjang untuk membangun kehidupan yang lebih baik dimasa depan. Mengingat pos ini dapat digunakan sebagai dana pendidikan anak, liburan akhir tahun, sampai modal untuk buka usaha.

Pos keempat yang tidak kalah penting adalah pengalokasian 10% untuk dana tambahan. Anda tidak akan pernah tahu kapan akan membutuhkan biaya tambahan ketika ada keperluan yang sangat mendesak. Dengan adanya pos ini, alokasi dana pos lain tidak akan terganggu. Jika dalam sebulan tidak terpakai, pos dana tambahan ini bisa masuk tabungan atau untuk mengajak keluarga rekreasi atau sekedar makan di restoran favorit.

 

Kesimpulan

Penghematan pengeluaran dapat dimulai dari pola belanja yang teratur. Setiap kalangan, baik itu kalangan mahasiswa, pekerja, maupun yang sudah berumah tangga, tentu memiliki tingkat pendapatan yang berbeda-beda. Namun setinggi apapun pendapatan yang dimiliki, akan selalu terasa kurang bisa tidak dibarengi dengan pengalokasian pengeluaran tanpa adanya skala prioritas.

Dengan mengutamakan kebutuhan dari keinginan, Anda dapat menerapkan cara mengatur keuangan dan merasakan keuntungan dari pengeluaran yang lebih hemat. Memang untuk memulai sangat berat dan membutuhkan komitmen yang besar. Namun dengan mengatur keuangan, masa depan akan lebih terjamin. Mengutip kalimat dari Jack Ma, Never give up. Today is hard. Tomorrow will be worse. But the day after tomorrow will be sunshine.”

Ketika tabungan Anda sudah mencukupi, mungkin Anda bisa mempertimbangkan untuk memiliki hunian yang lebih layak, seperti apartemen. Sekarang Anda bisa menyewa apartemen secara online di Jendela360. Menyewa apartemen akan menjadi lebih mudah dan praktis!