11 Cara Memasang Hiasan Tanpa Paku, Gak Bikin Dinding Rusak!

by

|

|

, ,
cara memasang hiasan tanpa paku

Cara memasang hiasan di dinding tanpa paku — Menghias dinding dengan lukisan, poster, maupun bingkai foto terkadang bisa menjadi masalah. Di satu sisi, Anda ingin menghias ruangan agar terlihat lebih cantik, sementara di sisi lain Anda juga tidak ingin menggunakan paku dan merusak dinding.

Dilema ini tidak jarang dirasakan, terutama oleh mereka yang tinggal dengan sewa apartemen atau rumah. Tidak semua pemilik properti memperbolehkan tenantnya untuk memaku atau mengebor dinding. Karenanya—sebagai penyewa—Anda harus lebih hati-hati agar tidak membuat perubahan yang bersifat permanen. Bisa-bisa, Anda justru kena denda karena telah merusak dinding.

Tapi, Anda tidak perlu khawatir karena Jendela360 telah merangkum cara memasang hiasan tanpa paku yang tidak akan merusak dinding dan pastinya renter friendly. Simak artikel berikut ini!

11 Cara Memasang Hiasan di Dinding Tanpa Paku

1. Double Tape

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: eezee.co.id)

Cara paling mudah untuk memasang hiasan dinding tanpa paku adalah dengan menggunakan double tape. Perekat dua sisi ini mudah ditemukan dan harganya murah.

Daya rekat double tape memang tidak terlalu kuat sehingga lebih cocok untuk digunakan pada hiasan dengan bobot yang lebih ringan seperti kertas, poster, atau lembaran foto tanpa pigura.

Untuk hasil terbaik, gunakan double tape berkualitas tinggi dan hindari menempelkannya pada dinding yang bertekstur kasar atau lembap.

2. Masking Tape


(Sumber: shopee)

Masking tape sebenarnya mirip dengan selotip biasa. Hanya saja, masking tape terbuat dari kertas, tidak seperti selotip yang terbuat dari plastik. Namun, tidak seperti double tape, masking tape hanya memiliki satu sisi perekat.

Masking tape biasanya digunakan sebagai alat bantu saat mengecat dinding atau melukis. Tapi, selotip kertas ini juga bisa digunakan untuk membantu Anda memasang hiasan tanpa merusak dinding.

Meskipun fungsinya mirip dengan selotip biasa, namun masking tape lebih direkomendasikan jika Anda ingin memasang hiasan, terutama hiasan yang terbuat dari kertas seperti poster atau foto. Rekatan selotip dapat merobek kertas saat dilepaskan, sedangkan masking tape tidak.

Karena bentuknya tidak transparan, Anda bisa memasang masking tape dengan mempertemukan kedua ujung yang sudah dipotong membentuk lingkaran, lalu tempelkan di belakang hiasan dinding Anda. Dengan begitu, masking tape tidak akan terlihat dan hiasan dapat dipasang dengan lebih rapi.

3. Washi Tape

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: picturehangsolutions.com)

Kalau Anda punya hiasan seperti art print atau lembaran foto, Anda bisa menempelkannya langsung tanpa pigura dengan menggunakan washi tape. Washi tape biasanya memiliki ukuran yang lebih kecil dan hanya dapat merekatkan hiasan kertas yang kecil juga. Namun, motif dan warna washi tape yang menarik membuat hiasan dinding Anda semakin unik.

Anda dapat berkreasi dengan menempelkan potongan pendek washi tape di sudut-sudut kertas atau menempelkan di sepanjang sisi hiasan.

Washi tape terbuat dari kertas sehingga ketika dilepaskan tidak akan merusak kertas hiasan maupun dinding kamar Anda.

Baca juga: 10 DIY Dekorasi Apartemen Sederhana dan Unik

4. Sticky Tack


(Sumber: blibli)

Sticky tack adalah perekat berbentuk seperti permen karet. Alat ini menjadi salah satu pilihan populer untuk memasang hiasan tanpa paku, terutama di kalangan pelajar, penghuni kost, dan penghuni apartemen. Bahan ini mudah dibentuk dan bisa ditempelkan di berbagai permukaan tanpa merusak cat dinding maupun hiasan Anda.

Cara penggunaannya pun sangat mudah. Cukup ambil sedikit sticky tack, bentuk menjadi bulat, lalu tempelkan di belakang hiasan sebelum menekannya ke dinding. Sticky tack cocok untuk hiasan ringan seperti foto, poster, kain, atau ornamen kecil lainnya. Penggunaannya juga sangat praktis karena bisa digunakan berulang kali.

5. Foam Tape

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: amazon)

Foam tape memiliki cara kerja yang hampir mirip dengan double tape karena alat ini memiliki perekat dua sisi. Hanya saja, foam tape memiliki bahan dari busa yang lebih tebal dan kuat dibandingkan double tape biasa.

Daya rekatnya pun tentu lebih tinggi. Pigura dan papan hiasan kecil dapat terpasang di dinding dengan baik menggunakan foam tape. Selain itu, foam tape juga mampu mengurangi getaran dan menyesuaikan dengan permukaan yang tidak rata.

Pastikan dinding bersih sebelum pemasangan agar daya rekat maksimal. Jika Anda ingin hasil yang lebih tahan lama tanpa merusak tembok, foam tape bisa jadi andalan.

6. Nano Magic Tape


(Sumber: ubuy.co.id)

Nano magic tape juga hampir sama dengan foam tape. Hanya saja, selotip yang satu ini memiliki warna transparan dengan tekstur yang lebih mirip dengan sticky tack. Tidak seperti foam tape yang berbentuk lembaran, nano magic tape bisa dibentuk sesuai dengan keinginan Anda.

Selain itu, nano magic tape juga memiliki daya rekat yang lebih tinggi dari foam tape. Benda-benda yang lebih berat seperti hook tempel, jam dinding, hingga kabel terminal bisa ditempel menggunakan selotip ini. Meski daya rekat nano magic tape tinggi, namun ketika dilepaskan tidak akan menimbulkan bekas.

7. Mounting Tape

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: amazon)

Satu lagi jenis selotip yang bisa digunakan sebagai cara memasang hiasan tanpa paku adalah dengan menggunakan mounting tape.

Di antara jenis selotip lain yang sudah disebutkan, mounting tape memiliki daya rekat yang paling tinggi. Selotip ini memiliki tekstur seperti busa, namun perekatnya sangat kuat dan dirancang dengan material heavy duty.

Karenanya, mounting tape bisa digunakan untuk menempel benda yang berat sekalipun seperti pigura lukisan yang besar, cermin, dan benda berat lainnya. Menariknya lagi, mounting tape juga tahan digunakan di luar ruangan.

8. Command Strip


(Sumber: amazon)

Cara simple lain untuk memasang bingkai foto tanpa merusak dinding adalah dengan command strip. Alat ini memiliki bentuk seperti lembaran perekat yang dapat ditempelkan di bagian belakang pigura.

Cara menggunakannya adalah dengan mengambil dua lembar command strip lalu menempelkannya menjadi satu. Buka salah satu perekatnya dan tempelkan ke bagian bingkai yang keras. Setelah itu, buka bagian perekat yang lain dan tempelkan ke dinding.

Tekan bagian pigura yang tertempel command strip selama 30 detik, kemudian lepaskan pigura kembali dan biarkan command strip tertinggal di dinding selama 1 jam.

Setelah 1 jam, kembali tempelkan pigura ke command strip yang tadi masih menempel di dinding, dan hiasan Anda pun terpasang.

Untuk melepaskannya, cukup lepaskan pigura dan tarik command strip ke bawah hingga lembarannya terlepas dari dinding. Setelah terlepas, dinding Anda akan tetap dalam keadaan bersih tanpa sisa.

9. Sticky Hook

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: shopee)

Umumnya, gantungan dinding bisa dipasang dengan menggunakan palu. Namun, tidak dengan sticky hook.

Jenis gantungan ini memiliki bagian belakang yang lengket dan bisa direkatkan pada dinding. Biasanya, perekat sticky hook terbuat lem yang kuat sehingga bisa digunakan untuk menggantung benda dan hiasan yang agak berat seperti bingkai foto, hiasan kayu, maupun  yang lainnya.

Sticky hook mudah ditemukan, mulai dari di toko alat tulis, toko perabotan rumah, hingga toko aksesoris. Bentuknya pun bermacam-macam sehingga meski belum digunakan untuk menggantung hiasan apapun, sticky hook sudah terlihat unik dan menarik.

10. Hijang


(Sumber: ubuy.co.id)

Kreasi lain untuk menghias dinding tanpa paku adalah dengan menggunakan hijang. Hijang merupakan hiasan dari besi dengan bentuk kisi-kisi yang dapat digunakan sebagai gantungan serbaguna.

Hijang bisa diletakkan begitu saja di atas meja atau digantungkan di dinding menggunakan bantuan sticky hook.

Kisi-kisi hijang bisa Anda gunakan untuk menggantung lembaran foto polaroid, bookmark, maupun rak tambahan untuk menaruh beberapa peralatan seperti pulpen, spidol, dan penjepit kertas.

11. Sandarkan ke Dinding

cara memasang hiasan tanpa paku
(Sumber: picturehangsolutions.com)

Cara terakhir untuk memasang hiasan tanpa paku adalah dengan menyandarkannya di dinding. Tidak perlu perekat, selotip, maupun alat yang lainnya karena Anda hanya perlu meletakkan hiasan di atas meja dan sandarkan saja ke dinding.

Agar hiasan tidak berisiko tersenggol, jangan letakkan di atas meja yang sering digunakan atau meja yang menyimpan banyak barang. Letakkan di meja sudut ruang tamu atau ruang keluarga yang memang digunakan untuk menaruh berbagai hiasan dan dekorasi ruangan.

Anda mungkin juga suka: Tips Dekorasi Apartemen Minimalis: Panduan Lengkap Untuk Penyewa Pemula

Tips Agar Hiasan Dinding Menempel Lebih Lama, Awet, dan Tidak Mudah Jatuh

Salah satu permasalahan saat memasang hiasan dinding tanpa menggunakan paku adalah hiasan yang mudah jatuh. Meski saat awal hiasan terlihat menempel dengan baik, namun setelah beberapa bulan hiasan dinding tiba-tiba miring atau bahkan lepas.

Selain karena faktor kualitas perekat, beberapa kesalahan pemasangan juga dapat membuat hiasan dinding Anda mudah terlepas. Agar dapat menempel lebih lama, awet, dan tidak mudah lepas, simak tips berikut ini.

1. Bersihkan Dinding Terlebih Dahulu

Sebelum memasang perekat apapun—baik itu masking tape, washi tape, foam tape, maupun mounting tape—selalu bersihkan permukaan dinding dari debu terlebih dahulu. Dinding yang berdebu dapat membuat perekat lebih sulit menempel dan akhirnya mudah terlepas.

Lap dinding menggunakan kain yang sudah diberi alkohol. Jangan gunakan cairan pembersih atau air karena dapat membuat permukaan dinding menjadi licin dan menyulitkan perekat untuk menempel.

Setelah kering, baru tempel perekat yang ingin Anda gunakan.

2. Jangan Tempel di Atas Wallpaper

Kesalahan lain saat memasang hiasan dinding adalah menempelkan perekat di atas wallpaper. Wallpaper biasanya memiliki tekstur yang berbeda dari tembok biasa sehingga tidak semua jenis perekat bisa menempel di wallpaper.

Selain itu, memasang perekat—terutama yang bersifat heavy duty seperti mounting tape—justru dapat berisiko merobek wallpaper. Jadi, tempelkan perekat di dinding biasa saja.

3. Baru Selesai Mengecat Dinding? Jangan Langsung Tempel!

Kalau Anda baru saja selesai mengecat dinding, jangan langsung tempel perekat hiasan dinding. Meskipun cat dinding sudah terlihat kering, namun belum tentu cat tersebut sudah benar-benar menempel ke dinding.

Menggunakan perekat hiasan dinding langsung setelah mengecat dapat membuat cat terkelupas. Karena itu, tunggu minimal 7 hari setelah pengecatan sebelum Anda mulai lanjut mendekorasi dinding ruangan.

4. Hindari Terkena Suhu Terlalu Tinggi

Suhu dari luar ruangan yang terlalu tinggi juga dapat membuat perekat lebih mudah rusak dan lepas. Hanya perekat heavy duty yang bisa digunakan di luar ruangan, sedangkan yang lain lebih cocok digunakan di dalam ruangan.

Hindari juga dari paparan sinar matahari langsung yang terlalu lama. Selain merusak kualitas perekat, warna hiasan Anda juga dapat lebih cepat memudar.

 

Tips lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah komunikasi dengan pemilik apartemen, kost, atau rumah yang Anda tempati. Ketika Anda bertempat tinggal dengan cara sewa, komunikasi dengan pemilik akan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sangat penting. Sebisa mungkin, sebagai penyewa, hindari kerusakan yang disebabkan karena kelalaian Anda karena pemilik bisa saja mengenakan denda dengan nominal yang tidak terduga.

Tapi, kalau Anda ingin sewa hunian dengan lebih terpercaya dan transparan, Anda bisa sewa apartemen melalui Jendela360.

Jendela360 adalah situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit apartemen di berbagai kota-kota besar di Indonesia. Kualitas setiap unitnya terjamin karena telah melalui proses verifikasi.

Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk apartemen secara lebih detail tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda.

Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.

Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut!

Artikel Lainnya