Investasi apartemen dapat memberikan paling tidak dua jenis keuntungan bagi pebisnis, yaitu capital gain dan passive income. Capital gain didapat ketika terdapat selisih antara harga jual apartemen dengan harga beli. Sedangkan passive income akan diperoleh jika pemilik apartemen menyewakan unit mereka.

Keuntungan investasi apartemen dibanding investasi properti lainnya adalah pemilik bisa menyewakan unitnya terlebih dahulu, sebelum akhirnya dijual. Dengan begitu, pemilik tidak perlu khawatir dengan ongkos perawatan yang menjadi beban selama apartemen belum terjual. Namun perlu diingat, lokasi sangat menentukan keuntungan investasi apartemen.

Biasanya, orang cenderung memilih Jakarta Selatan untuk investasi apartemen, karena termasuk prime location. Namun jangan salah, Jakarta Barat juga tidak kalah potensial bagi investor apartemen. Jika Anda tertarik untuk investasi apartemen di Jakarta Barat, keuntungan-keuntungan berikut akan Anda rasakan.

1. Harga Beli Lebih Terjangkau

keuntungan investasi apartemen

Jika dibandingkan dengan harga apartemen Jakarta Selatan, harga apartemen di Jakarta Barat tentu jauh lebih terjangkau. Lamudi.com dalam situsnya mengungkap, rata-rata harga apartemen di Jakarta Barat ada di angka Rp27.000.000/m2. Angka yang lebih murah jika dibandingkan dengan harga apartemen di Jakarta Selatan yang mencapai Rp31.900.000/m2.

Dengan harga ini, investor dapat menghemat pembelian apartemen, atau bisa membeli dua unit sekaligus untuk keperluan investasi. Walaupun murah, apartemen-apartemen di Jakarta Barat tetap menawarkan lokasi dan pelayanan yang terbaik.

Contohnya saja apartemen Puri Orchard. Apartemen ini termasuk yang paling strategis di Jakarta Barat, karena berada tepat di sisi Jalan Lingkar Luar Jakarta (JORR). Dari sisi fasilitas juga lengkap, dengan kolam renang seluas lantai fasilitas dan sky garden yang menyajikan panorama Jakarta Barat. Meskipun begitu, apartemen ini masih menjual unit seharga Rp500.000.000, yang notabenennya jarang ditemukan di Jakarta Selatan.

2. Potensi ROI yang Tinggi

ROI atau return of investment merupakan tujuan utama seseorang ketika berinvestasi properti. Prosentasenya bisa dihitung dengan rumus:

ROI = Total Laba / Total Investasi x 100%

Jika Anda memutuskan untuk investasi apartemen di Jakarta Barat, berapa kira-kira ROI yang akan didapat? Masih menggunakan contoh dari Puri Orchard, anggaplah Anda merupakan owner dari unit ini yang dibeli dengan harga normal dari pengembang Rp500.000.000. Unit dijual dengan harga Rp599.000.000 dan disewakan dengan harga Rp3.350.000 per bulan.

Sembari menunggu unit laku terjual, Anda menyewakan unit tersebut dan akhirnya laku ditempati selama 2 tahun. Lalu, berapa ROI yang akan diperoleh? Keuntungannya akan terbagi dua, yaitu capital gain dan passive income.

  • Passive Income: Rp3.350.000 x 24 (2 tahun) = Rp80.400.000
  • Capital Gain: Rp599.000.000 – Rp500.000.000 = Rp99.000.000
  • Total Laba: Rp80.400.000 + Rp99.000.000 = Rp179.400.000

ROI = Rp179.400.000 / Rp500.000.000 x 100% = 35.8% untuk 2 tahun, atau 17,9% untuk 1 tahun

Angka 17,9% per tahun tentu sudah termasuk tinggi dalam dunia properti. ROI akan terus naik jika Anda berencana untuk menyewakan unit apartemen lebih lama.

Baca juga: Tips dan Cara Untung Investasi Apartemen di Jakarta

3. Permintaan Hunian di Jakarta Barat Masih Tinggi

keuntungan investasi apartemen

Ada dua faktor penting yang mempengaruhi minat masyarakat akan hunian, yaitu fasilitas publik dan infrastruktur. Jika Anda melihat wajah Jakarta Barat beberapa tahun belakangan ini, Anda mungkin mulai menyadari bahwa kota ini sudah berbenah habis-habisan.

Mall ternama seperti Central Park, Lippo Mall Puri, Taman Anggrek dan Puri Indah Mall, kawasan bisnis, perkantoran, universitas swasta unggulan, rumah sakit terpadu, sampai Tol JORR W2 ada di Jakarta Barat. Kebutuhan warga terpenuhi, akses ke wilayah lain di Jakarta dan penyangga pun menjadi sangat mudah.

Dampaknya adalah permintaan akan hunian yang terus meningkat. Kini, masyarakat tidak hanya mencari hunian yang dekat dengan jalan raya saja, kawasan permukiman atau gang pun mulai ramai peminat karena wilayah yang saling terkoneksi.

Menurut Marine Novita, Country Manager dari Rumah.com, mayoritas peminat properti di Jakarta Barat datang dari end-user. Sebanyak 70-80% dari mereka mengincar hunian Rp1 sampai Rp2 miliar. Artinya, ini merupakan lahan hijau bagi investor yang potensial untuk digarap.

4. Jangkauan Pasar yang Luas

Ketakutan seorang investor apartemen ketika memulai investasi adalah apartemen menganggur dan menciptakan biaya-biaya yang merugikan. Tidak perlu khawatir, karena di Jakarta Barat akan selalu ada orang dari beragam kalangan yang mencari apartemen. Jika Anda menarget karyawan, Anda bisa memilih Puri Orchard untuk berinvestasi.

Apartemen ini hanya beberapa langkah dari kantor Orang Tua Group. Para karyawan OT juga banyak yang akhirnya tinggal sementara di Puri Orchard karena pekerjaan mereka. Selain kantor OT, di CBD Puri juga masih banyak perkantoran yang diisi oleh konsumen-konsumen potensial Anda, baik warga lokal maupun ekspatriat.

Jika target Anda adalah mahasiswa, Anda bisa memilih AKR Gallery West untuk berinvestasi. Sebagian besar tenant di apartemen ini adalah kalangan millenial yang orang tuanya tinggal di perumahan elit Jakarta Barat atau Kebon Jeruk.

Mereka ingin tinggal di sana karena dekat dengan beberapa kampus, seperti Universitas Esa Unggul, Binus Kemanggisan sampai Universitas Tarumanegara. Selain itu, apartemen ini juga berada dekat dengan pintu tol Kebon Jeruk. Tidak heran jika penjualannya laris manis, bahkan sekarang hanya tersisa 84 unit dari 458 unit yang dijual.

Bagi kalangan atas, biasanya lebih suka untuk tinggal di St. Moritz atau hunian elit di sekitarnya. Fasilitas publik yang terkenal di sini adalah Lippo Mall Puri, yang merupakan pusat perbelanjaan high end bagi warga Jakarta Barat.

Baca juga: Pilih Apartemen Yang Cocok Untuk Investasi, Kenali Kriterianya

5. CBD Jakarta Barat Masih Terus Berkembang

keuntungan investasi apartemen

Jakarta Barat, tepatnya kawasan Puri Indah dipercaya akan menjadi pusat pertumbuhan bisnis baru yang sejajar dengan koridor TB Simatupang dalam 10 tahun mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Direktur PT Ciputra Property Tbk, Artadinata Djangkar.

Meskipun sangat sulit pada awalnya untuk menyulap daerah yang baru berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru, para pengembang tetap optimis hal tersebut dapat terealisasi. Apalagi dari segi lahan dan lokasi, Jakarta Barat, terutama Puri dan Lingkar Luar Barat sudah sangat potensial untuk dijadikan kawasan hunian elit.

Kawasan ini dilalui oleh Tol JORR W2, yang mempermudah mobilisasi ke kawasan-kawasan vital di Jakarta, termasuk Bandara Soekarno-Hatta dan Tanjung Priok. Jika akhirnya kawasan Puri dan Lingkar Luar Barat telah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan baru, kedudukannya dipercaya akan mengungguli TB Simatupang.

TB Simatupang saat ini dikenal berorientasi pada bisnis saja. Berbeda dengan kawasan Puri yang berpotensi menjadi business district sekaligus kawasan hunian strategis. Hal ini berimbas pada peningkatan nilai properti di kawasan Puri dan sekitarnya.

6. Didukung Proyek Infrastruktur di Masa Mendatang

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa proyek MRT fase III rencananya akan melewati wilayah Jakarta Barat. Rutenya akan menyambungkan Ujung Menteng di Jakarta Timur dengan Kembangan di Jakarta Barat. Proyek yang menelan dana kurang lebih Rp56 triliun ini rencananya akan mulai digarap pada tahun 2020.

Akan ada 22 stasiun yang menjadi pemberhentian jalur MRT fase III ini. Dimulai dari Kalideres sampai Ujung Menteng dan terdiri dari dua stage, yaitu Kalideres – Cempaka Baru dan Cempaka Baru – Ujung Menteng. Imbas dari adanya rencana pembangunan MRT ini adalah peningkatan nilai properti di sekitar jalur MRT.

Beberapa pengembang seperti PT. Duta Indah Kencana, bahkan mulai memanfaatkan momentum ini untuk mendirikan hunian berbasis TOD (Transit Oriented Development). Hunian jangkung yang bernama Vittoria Residence ini tersambung dengan beberapa moda transportasi, seperti halte transjakarta, Stasiun Bojong Indah dan rute terbaru MRT fase III.

Baca juga: 10 Hal yang Harus Anda Pertimbangkan Sebelum Investasi Apartemen

Nah itu tadi beberapa keuntungan investasi apartemen di Jakarta Barat yang pasti Anda dapatkan. Nilai properti di Jakarta Barat saat ini memang belum sebesar Jakarta Selatan, namun sudah dapat dipastikan mengalami pertumbuhan yang baik pada beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, penting untuk segera memiliki aset di Jakarta Barat sebelum harganya melambung.