Daftar Isi:
Service Charge Apartemen — Memilih tinggal di apartemen memang menjadi pilihan praktis bagi banyak orang, terutama mereka yang mengutamakan lokasi strategis serta kenyamanan fasilitas.
Namun, tinggal di apartemen bukan hanya soal membeli atau menyewa unit. Ada biaya rutin yang wajib dipahami sejak awal, salah satunya adalah service charge apartemen.
Banyak penghuni baru yang terkejut karena biaya ini cukup signifikan, terutama jika sebelumnya terbiasa tinggal di rumah tapak tanpa iuran bulanan.
Memahami apa itu service charge apartemen sangat penting agar Anda dapat menghitung pengeluaran secara lebih realistis. Biaya ini bukan hanya sekadar “iuran tambahan”, tetapi merupakan bagian dari sistem pengelolaan hunian vertikal yang memastikan apartemen tetap nyaman, aman, dan berfungsi dengan baik. Kurangnya pemahaman sering kali menimbulkan anggapan bahwa biaya ini terlalu tinggi, padahal ada dasar dan perhitungannya sendiri.
Apa Itu Service Charge Apartemen?
Secara sederhana, service charge apartemen adalah biaya operasional yang dibebankan kepada pemilik atau penyewa unit untuk membiayai pengelolaan, perawatan, dan operasional fasilitas di gedung apartemen. Biaya ini wajib dibayar secara rutin, umumnya setiap bulan.
Service charge digunakan untuk memastikan seluruh fasilitas dan area bersama tetap terawat dan dapat digunakan dengan baik. Dengan kata lain, service charge berfungsi menjaga kualitas hidup penghuni agar tetap nyaman. Karena apartemen merupakan hunian vertikal dengan fasilitas dan area komunal yang luas, biaya pemeliharaannya pun tidak sedikit.
Apa Saja yang Termasuk dalam Service Charge Apartemen?
Service charge apartemen mencakup berbagai komponen biaya. Jadi, ketika Anda bayar biaya operasional, uang tersebut benar-benar disalurkan ke sejumlah komponen berbeda demi mengoptimalkan kenyamanan Anda selama tinggal di apartemen. Beberapa komponen yang dibayar melalui service charge apartemen:
- Kebersihan area umum (koridor, lobby, taman, ruang komunal)
- Layanan keamanan atau petugas security
- Perawatan fasilitas seperti lift, kolam renang, gym, dan taman
- Gaji staf pengelola, teknisi, dan petugas kebersihan
- Operasional gedung dan utilitas tertentu pada area bersama
Semua komponen tersebut merupakan kebutuhan rutin yang hanya bisa berjalan jika ada pendanaan tetap dari penghuni.
Baca juga: 7 Biaya Tersembunyi Sewa Apartemen dan Cara Menghindarinya
Landasan Hukum dan Regulasi Service Charge di Indonesia
Service charge bukan biaya sembarangan. Di Indonesia, biaya ini memiliki dasar hukum yang jelas dalam regulasi mengenai rumah susun. Penghuni berkewajiban membayar iuran pemeliharaan dan pengelolaan apartemen sebagai bagian dari peraturan pengelolaan hunian vertikal.
Menurut Pasal 57 Undang-Undang No.20/2011 tentang Rumah Susun dan Pasal 78 Peraturan Pemerintah No. 13/2021 tentang Penyelenggaraan Rumah Susun, pengelola apartemen berhak menarik iuran (termasuk service charge) dari penghuni untuk membiayai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan apartemen.
Kewajiban Penghuni Apartemen
Dengan aturan tersebut, pembayaran service charge apartemen pun tidak boleh disepelekan. Sebagai penghuni apartemen, Anda memiliki kewajiban:
- Membayar service charge sesuai tarif yang ditentukan pengelola
- Mematuhi peraturan penggunaan fasilitas
- Kewajiban Pengelola
Kewajiban Pengelola Apartemen
Sama halnya dengan penghuni, pengelola apartemen pun tidak boleh asal dalam mengalokasikan dana yang dibayarkan melalui biaya operasional. Beberapa kewajiban pengelola apartemen:
- Menggunakan dana sesuai fungsinya: operasional, pemeliharaan, kebersihan, dan keamanan
- Menyediakan laporan atau transparansi penggunaan bila diminta
- Menjaga kualitas layanan dan fasilitas agar sesuai standar
Dengan kata lain, terdapat hubungan timbal balik antara penghuni dan pengelola dalam pengelolaan biaya ini.
Perbedaan Service Charge dengan Sinking Fund Apartemen
Service charge dan sinking fund sering kali tertukar. Keduanya memang memiliki fungsi yang hampir sama, yakni untuk pemeliharaan fasilitas dan sarana apartemen. Namun, terdapat perbedaan antara service charge dengan sinking fund.
Service charge adalah biaya rutin yang dibayarkan oleh penghuni untuk mendukung operasional harian dan pemeliharaan fasilitas apartemen. Biaya ini mencakup kebutuhan seperti kebersihan area umum, keamanan, perawatan fasilitas, hingga gaji staf pengelola.
Karena sifatnya operasional, service charge harus dibayar secara berkala—biasanya bulanan—agar aktivitas pengelolaan berjalan tanpa hambatan.
Lain halnya dengan sinking fund. Jika service charge digunakan untuk biaya operasional harian, sinking fund difokuskan sebagai dana cadangan untuk kebutuhan perbaikan besar atau renovasi jangka panjang. Contohnya adalah penggantian lift, pengecatan ulang gedung, perbaikan struktur bangunan, atau pengadaan fasilitas besar yang membutuhkan biaya tinggi.
Karena sifatnya tidak rutin, sinking fund biasanya dibayarkan secara tahunan atau dibagi dalam pembayaran bulanan tergantung kebijakan pengelola.
Kehadiran sinking fund penting untuk menghindari biaya tidak terduga yang besar ketika terjadi kerusakan berat atau perawatan mayor. Dengan adanya dana cadangan ini, penghuni tidak perlu mengeluarkan biaya mendadak dalam jumlah besar secara tiba-tiba karena dana sudah dikumpulkan secara bertahap.
Sinking fund memastikan apartemen tetap dalam kondisi layak huni dalam jangka panjang tanpa membebani penghuni secara tiba-tiba, sehingga pengelolaan gedung bisa berjalan lebih stabil dan terencana.
Cara Menghitung Service Charge Apartemen
Umumnya, biaya yang dikenakan untuk service charge adalah per meter persegi dengan perhitungan menggunakan rumus:
Tarif service charge per m² × Luas unit apartemen
Contoh 1:
Tarif service charge apartemen: Rp.20.000 per m²
Luas unit: 30 m²
Total service charge: Rp.20.000 x 30 m2 = Rp.600.000 per bulan
Contoh 2:
Tarif service charge apartemen: Rp.25.000 per m²
Luas unit: 45 m²
Total: Rp.25.000 x 45 m² = Rp.1.125.000 per bulan
Faktor yang Memengaruhi Besaran Service Charge Apartemen
1. Luas Unit Apartemen
Luas unit apartemen yang Anda tempati tentu menjadi salah satu faktor paling utama yang mempengaruhi besaran biaya operasional yang Anda keluarkan setiap bulannya. Karena biaya operasional dihitung secara per meter persegi, maka semakin besar unit apartemennya, semakin besar pula biaya operasional yang harus dibayar.
2. Jumlah dan Jenis Fasilitas Apartemen
Karena biaya ini digunakan untuk pemeliharaan fasilitas apartemen, maka semakin banyak fasilitas yang tersedia, biaya per meter persegi yang dikenakan juga bisa semakin besar. Akan tetapi, pengeluaran ini akan setimpal dengan kenyamanan yang bisa Anda rasakan.
3. Kebijakan Pengelola Apartemen
Bagaimana pun, besaran service charge adalah ketentuan dari pengelola apartemen. Pihak pengelola tentu memiliki perhitungannya sendiri sehingga sangat menentukan besaran biaya yang akan Anda keluarkan per bulan.
Agar Anda tidak merasa rugi tiba-tiba saat sudah menempati apartemen, tanyakan informasi mengenai biaya-biaya yang dikenakan oleh apartemen secara jelas dan perhitungkan kembali dengan budget yang Anda miliki.
Anda mungkin juga suka: Rahasia Perencanaan Keuangan Jitu untuk Penyewa Apartemen
Tips Mengelola Uang untuk Service Charge
1. Langsung Sisihkan Uang
Ketika mendapat gaji, langsung sisihkan uang untuk pengeluaran yang penting dan tidak bisa ditunda, termasuk uang pembayaran service charge apartemen. Jangan sampai uang tersebut masih bergabung dengan tabungan Anda dan tidak sengaja terpakai untuk keperluan lain. Jika Anda terlambat bayar biaya operasional apartemen, pihak apartemen bisa saja mengenakan sanksi yang sudah tercantum pada kontrak.
2. Baca Kontrak dengan Saksama
Besaran biaya operasional per meter persegi hingga sanksi jika terlambat bayar biasanya sudah tercantum secara menyeluruh dalam kontrak sewa. Sebelum tanda tangan, baca kontrak tersebut secara detail dan saksama. Tanyakan pihak pengelola atau pemilik apartemen jika ada poin yang kurang Anda pahami.
3. Sewa Apartemen melalui Agen
Terkadang, rincian biaya tambahan di luar biaya sewa apartemen memang agak rumit, terutama bagi pemula. Nah, agar Anda bisa tinggal dengan lebih mudah dan nyaman, Anda bisa menggunakan jasa agen profesional yang dapat membantu menjembatani Anda dengan pihak pengelola apartemen agar tidak ada kesalahpahaman.
Anda bisa sewa apartemen dengan mudah, nyaman, cepat, dan aman melalui Jendela360.
Jendela360 merupakan situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit apartemen berkualitas di kota-kota besar Indonesia.
Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang dapat membantu melihat apartemen secara lebih detail dan memudahkan proses pencarian apartemen Anda.
Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.
Anda juga bisa dengan mudah menemukan rekomendasi apartemen Jakarta Selatan, apartemen Jakarta Barat, apartemen Jakarta Pusat, dan kota-kota lainnya dengan Jendela360.
Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut!
Riana adalah seorang SEO writer dan copywriter di Jendela360. Riana memiliki pengalaman selama 3 tahun, khususnya dalam bidang properti dan gaya hidup. Dalam menulis, Riana percaya bahwa konten yang berorientasi pada autentisitas adalah kunci dalam menciptakan sebuah tulisan yang lebih berkualitas. Di waktu luang, Riana senang membaca buku untuk terus memperluas wawasan dan memperkaya inspirasinya dalam menulis.




