Daftar Isi:
- Cara Jemur Baju saat Musim Hujan agar Tetap Kering
- 1. Pilih Deterjen yang Tepat
- 2. Peras Pakaian Secara Maksimal
- 3. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Jenis dan Ketebalan
- 4. Jemur di Dalam Ruangan dengan Ventilasi Baik
- 5. Beri Jarak Antar Pakaian
- 6. Gunakan Hanger atau Gantungan Vertikal
- 7. Gunakan Kipas Angin untuk Sirkulasi Udara
- 8. Manfaatkan Dehumidifier Jika Ada
- 9. Gunakan Mesin Pengering (Dryer)
- 10. Hair Dryer untuk Area Tertentu
- Tips Agar Pakaian Tidak Bau Apek
Jemur Baju Saat Hujan — Musim hujan kini sering kali tidak menentu. Kedatangannya makin sulit untuk diprediksi. Hujan turun setiap hari selama berbulan-bulan sudah bukan lagi hal yang jarang terjadi. Selain harus selalu membawa payung dan jas hujan saat bepergian, jemuran baju pun jadi harus selalu diawasi—bahkan saat tengah hari sekalipun.
Bukan tidak mungkin langit terlihat cerah saat pagi dan tiba-tiba hujan deras saat siang hari. Tidak jarang juga langit mendung seharian. Akhirnya, jemur baju jadi perkara yang merepotkan karena hampir tidak ada sinar dan panas matahari. Selain susah kering, jemuran juga akan meninggalkan bau apek yang tidak sedap.
Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Simak tips jemur baju saat musim hujan berikut ini!
Cara Jemur Baju saat Musim Hujan agar Tetap Kering

(Sumber: lifesimplified.gorenje.com)
1. Pilih Deterjen yang Tepat
Langkah pertama sebelum menjemur baju saat hujan adalah memilih deterjen yang sesuai. Gunakan deterjen dengan formula antibakteri atau yang memiliki aroma segar tahan lama. Deterjen jenis ini membantu mengurangi pertumbuhan bakteri yang biasanya menjadi penyebab utama bau apek pada pakaian yang basah atau lembap terlalu lama.
Selain itu, deterjen yang tepat juga membuat serat kain tetap bersih hingga ke bagian terdalam. Ketika pakaian benar-benar bersih dari sisa keringat dan kotoran, proses jemur di kondisi lembap akan jauh lebih aman dari risiko bau tidak sedap.
2. Peras Pakaian Secara Maksimal
Saat musim hujan, pakaian yang masih terlalu basah akan sangat sulit kering. Karena itu, pastikan Anda memeras baju hingga airnya keluar semaksimal mungkin. Jika menggunakan mesin cuci, pilih mode spin atau peras dengan putaran tinggi agar kadar air dalam kain benar-benar berkurang.
Untuk hasil lebih optimal, Anda juga bisa membungkus pakaian dengan handuk kering lalu ditekan perlahan. Handuk akan menyerap sisa air di kain. Cara ini sangat membantu mempercepat proses cara mengeringkan baju saat hujan tanpa harus mengandalkan matahari.
Baca juga: Bolehkah Jemur Baju di Balkon Apartemen? Ini Penjelasannya!
3. Pisahkan Pakaian Berdasarkan Jenis dan Ketebalan
Tidak semua pakaian memiliki waktu kering yang sama. Baju berbahan tipis seperti kaus atau kemeja tentu lebih cepat kering dibanding jaket, handuk, atau jeans. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memisahkan pakaian berdasarkan ketebalan dan jenis bahan.
Dengan memisahkan pakaian, Anda bisa mengatur posisi jemuran agar sirkulasi udara lebih merata. Pakaian tebal tidak “menghalangi” aliran udara ke pakaian tipis. Ini merupakan salah satu tips jemur baju saat musim hujan yang sering diabaikan, padahal sangat berpengaruh pada hasil akhir.
4. Jemur di Dalam Ruangan dengan Ventilasi Baik
Saat hujan turun seharian, menjemur di luar rumah tentu tidak memungkinkan. Solusinya adalah menjemur di dalam ruangan yang memiliki ventilasi baik, seperti dekat jendela, pintu, atau area yang sering terkena angin.
Ruangan dengan sirkulasi udara yang lancar akan membantu uap air dari pakaian menguap lebih cepat. Hindari menjemur di kamar mandi atau ruang tertutup tanpa aliran udara karena kelembapannya tinggi dan justru memperlambat proses pengeringan.
5. Beri Jarak Antar Pakaian
Saat jemur baju saat hujan, jangan menumpuk atau menggantung pakaian terlalu rapat. Pakaian yang saling menempel akan membuat bagian dalam kain sulit terkena aliran udara, sehingga keringnya tidak merata.
Pastikan setiap potong baju memiliki ruang untuk “bernapas”. Dengan jarak yang cukup, udara bisa mengalir di antara kain dan membantu mempercepat pengeringan secara alami, meskipun tanpa sinar matahari.
6. Gunakan Hanger atau Gantungan Vertikal
Menggantung pakaian secara vertikal menggunakan hanger membuat air turun ke bawah dengan lebih efektif. Posisi ini juga membantu kain terbuka sempurna sehingga tidak ada lipatan yang menahan kelembapan.
Selain itu, menggunakan hanger menjaga bentuk pakaian tetap rapi dan mengurangi risiko kusut. Cara ini sangat cocok untuk kemeja, dress, atau pakaian kerja yang ingin tetap terlihat rapi meski dijemur saat hujan.
7. Gunakan Kipas Angin untuk Sirkulasi Udara
Kipas angin bisa menjadi alat bantu sederhana tapi sangat efektif saat jemur baju saat hujan. Arahkan kipas ke jemuran agar udara bergerak terus di sekitar pakaian.
Sirkulasi udara yang aktif akan membantu mengusir kelembapan dan mempercepat penguapan air dari kain. Cara ini sangat cocok diterapkan di apartemen, rumah minimalis, atau ruangan tanpa banyak ventilasi alami.
8. Manfaatkan Dehumidifier Jika Ada
Jika Anda memiliki dehumidifier, alat ini sangat membantu untuk mengurangi kelembapan udara di dalam ruangan. Udara yang lebih kering akan membuat pakaian lebih cepat kering meskipun tanpa panas matahari.
Dehumidifier sangat cocok digunakan di daerah dengan curah hujan tinggi atau rumah yang cenderung lembap. Dengan kelembapan yang terkontrol, risiko bau apek pada pakaian bisa ditekan secara signifikan.
9. Gunakan Mesin Pengering (Dryer)
Untuk Anda yang menginginkan solusi praktis, mesin pengering adalah pilihan paling cepat dan efisien. Mesin ini bekerja dengan memutar dan memanaskan pakaian hingga air benar-benar menguap.
Meski membutuhkan listrik lebih, dryer sangat membantu saat hujan turun berhari-hari. Terutama untuk keluarga dengan cucian banyak, alat ini bisa menghemat waktu dan tenaga.
10. Hair Dryer untuk Area Tertentu
Jika tidak punya dryer, Anda bisa memanfaatkan hair dryer untuk bagian tertentu seperti kerah, lengan, atau area yang masih lembap. Arahkan udara hangat secara merata agar kain cepat kering.
Metode ini cocok untuk pakaian yang hampir kering tapi masih terasa dingin dan lembap di beberapa titik. Pastikan jaraknya tidak terlalu dekat agar kain tidak rusak.
Tips Agar Pakaian Tidak Bau Apek

(Sumber: dublinlive.ie)
1. Jangan Melipat Pakaian yang Belum Kering Sempurna
Kesalahan paling umum adalah melipat baju saat masih sedikit lembap. Kelembapan yang terperangkap di dalam lipatan akan memicu bau apek dalam waktu singkat. Pastikan pakaian benar-benar kering, terasa ringan, dan tidak dingin saat disentuh sebelum disimpan. Ini adalah kunci utama agar hasil jemur baju saat hujan tetap segar.
Anda mungkin juga suka: 9 Cara Menjemur Pakaian di Dalam Apartemen, Cepat Kering Tanpa Apek!
2. Setrika Pakaian yang Hampir Kering
Menyetrika pakaian yang sudah hampir kering membantu menguapkan sisa air sekaligus membunuh bakteri penyebab bau. Panas setrika juga membuat kain lebih rapi dan nyaman dipakai.
Cara ini cocok untuk baju kerja, seragam, atau pakaian yang ingin langsung digunakan setelah dicuci di musim hujan.
Akan tetapi, perlu diperhatikan juga agar Anda hanya menyetrika pakaian yang sudah benar-benar hampir kering saja. Menyetrika pakaian yang masih agak basah justru dapat merusak setrika Anda.
3. Rendam Menggunakan Pewangi Pakaian Bila Perlu
Sebelum menjemur pakaian, bila perlu rendam terlebih dahulu di larutan pewangi pakaian. Setelah direndam, tidak perlu dibilas lagi. Cukup perat pakaian sampai tidak ada lagi air yang menetes, gunakan dryer, atau keringkan menggunakan mesin cuci. Setelah itu, baru gantungkan di jemuran agar aroma dari pewangi tetap menempel.
Cara ini lebih cocok untuk pakaian-pakaian dengan bahan yang agak tebal yang akan lebih lama mengering di jemuran agar tidak apek.
Menjemur baju saat hujan memang akan jauh lebih praktis jika Anda tinggal di hunian yang memiliki ventilasi baik, pencahayaan cukup, dan tata ruang yang mendukung sirkulasi udara. Inilah mengapa memilih apartemen yang tepat menjadi langkah penting untuk kenyamanan hidup sehari-hari. Jika Anda sedang mencari apartemen yang nyaman, strategis, dan sesuai dengan gaya hidup modern, Jendela360 bisa menjadi solusi terbaik.
Jendela360 merupakan platform sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit apartemen di kota-kota besar di Indonesia. Kualitas setiap unitnya terjamin karena telah melalui proses verifikasi.
Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk apartemen secara lebih detail tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda. Tim kami juga selalu bersedia dengan senang hati untuk membantu menemukan apartemen yang terbaik untuk Anda.
Ingin sewa apartemen di Jakarta Selatan dengan mudah? Anda bisa langsung klik di sini atau kunjungi website resmi Jendela360.
Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.
Riana adalah seorang SEO writer dan copywriter di Jendela360. Riana memiliki pengalaman selama 3 tahun, khususnya dalam bidang properti dan gaya hidup. Dalam menulis, Riana percaya bahwa konten yang berorientasi pada autentisitas adalah kunci dalam menciptakan sebuah tulisan yang lebih berkualitas. Di waktu luang, Riana senang membaca buku untuk terus memperluas wawasan dan memperkaya inspirasinya dalam menulis.



