Pertanyaan “ngontrak atau cicil kpr” pasti muncul ketika seseorang mulai merencanakan hidup mandiri atau membangun keluarga. Keputusan ini tidak selalu mudah, karena menyangkut kondisi finansial, gaya hidup, hingga rencana jangka panjang. Banyak orang bimbang karena masing-masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.
Sewa rumah bisa menjadi solusi fleksibel bagi mereka yang belum siap berkomitmen dalam jangka panjang. Biaya awal yang lebih ringan dan kemudahan berpindah tempat membuat opsi ini menarik, terutama untuk kaum muda atau pekerja yang masih sering berpindah kota.
Namun di sisi lain, cicilan KPR kerap dianggap sebagai langkah awal untuk membangun aset dan stabilitas hidup yang lebih permanen.
Sebelum Anda menentukan pilihan, penting untuk memahami berbagai pertimbangan penting dari kedua opsi ini. Mulai dari biaya, kenyamanan, keamanan finansial, hingga tujuan hidup ke depan.
Keuntungan Nyicil KPR Rumah

(Sumber: freepik)
1. Memiliki Aset Tetap
Ketika Anda membeli rumah atau properti dengan skema KPR, artinya properti tersebut sepenuhnya akan menjadi milik Anda. Lebih untungnya lagi, rumah yang dibeli melalui KPR umumnya mengalami kenaikan nilai dalam jangka panjang sehingga bisa dijadikan sebagai investasi yang menguntungkan.
Ketika cicilan selesai, Anda akan memiliki properti yang bisa dijual, disewakan, atau bahkan diwariskan. Cara ini memberi rasa aman dan potensi keuntungan finansial di masa depan.
2. Bebas Renovasi
Karena rumah tersebut menjadi milik Anda sepenuhnya, Anda bisa mengatur, merenovasi, dan mempercantik rumah sesuai keinginan tanpa batasan dari pihak lain.
Kenyamanan ini penting terutama bagi keluarga yang ingin menciptakan ruang pribadi yang sesuai kebutuhan. Anda juga bisa menambahkan fasilitas tanpa harus minta izin siapa pun.
3. Tempat Tinggal Lebih Pasti
Dengan mencicil KPR, Anda bisa memiliki rumah sendiri yang bisa dihuni tanpa rasa khawatir akan dipindahkan atau tergantung pada perpanjangan kontrak.
Kepastian ini memberi rasa tenang dan kestabilan hidup, khususnya bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan butuh lingkungan yang konsisten.
Baca juga: 11 Cara Menabung untuk Beli Rumah, Gen Z Juga Bisa!
Kekurangan Nyicil KPR Rumah
1. Butuh Biaya Awal yang Tidak Sedikit
Keuntungan nyicil KPR rumah yang menggiurkan tidak semata-mata bisa didapatkan begitu saja. Untuk memulai cicilan KPR, Anda perlu menyiapkan uang muka (DP), biaya administrasi, legalitas, dan pajak yang jumlahnya cukup banyak.
Hal ini dapat menjadi penghalang utama bagi banyak pasangan muda. Jika tidak dipersiapkan dengan matang, proses pengajuan KPR bisa tertunda atau bahkan bisa ditolak.
2. Cicilan Justru Bisa Menjadi Beban
Cicilan KPR umumnya memiliki tenor selama 10 hingga 20 tahun. Agar cicilan Anda lancar setiap bulan, maka perlu perencanaan keuangan yang sangat matang agar tidak menjadi beban berlebihan.
Komitmen jangka panjang ini memerlukan stabilitas pekerjaan dan penghasilan. Jika kondisi ekonomi berubah, bisa saja cicilan Anda jadi memberatkan atau tersendat-sendat.
Kalau Anda gagal bayar cicilan KPR, dampaknya bukan hanya persoalan Anda jadi punya rumah atau tidak. Pihak bank dan developer rumah pun juga dirugikan. Selain itu, histori gagal bayar cicilan menjadi corengan buruk di skor kredit Anda.
3. Risiko Bunga Mengambang
Ketika Anda mencicil KPR, uang yang Anda bayarkan bukan hanya cicilan rumah saja, tetapi juga bunga ke bank. Umumnya, KPR dari bank konvensional menerapkan bunga mengambang yang bisa cicilan tiba-tiba naik di masa depan.
Permasalahan ini memang bisa diselesaikan dengan mengambil KPR dari bank syariah. Namun, meskipun bank syariah tidak menetapkan bunga mengambang, bisa jadi bunga yang ditetapkan dari awal lebih besar daripada bunga yang ditetapkan oleh bank konvensional.
Keuntungan Ngontrak Rumah

(Sumber: freepik)
1. Lebih Fleksibel
Ngontrak memungkinkan Anda untuk lebih leluasa berpindah tempat tinggal tanpa terikat oleh kepemilikan jangka panjang sehingga sangat cocok bagi yang masih sering berpindah lokasi kerja.
Gaya hidup dinamis seperti ini membutuhkan hunian yang tidak mengikat. Jika suatu saat Anda mendapat pekerjaan di kota lain, Anda bisa dengan mudah meninggalkan properti tanpa beban menjual atau menyewakannya kembali.
2. Biaya Awal Ringan
Biaya awal yang perlu dikeluarkan untuk menyewa hunian lebih kecil dibandingkan ketika Anda akan mengajukan KPR. Ini tentu memberi keleluasaan lebih dalam mengatur pengeluaran. Anda bisa menggunakan dana yang tersisa untuk kebutuhan lain seperti menabung, berinvestasi, atau memenuhi kebutuhan lainnya.
3. Perawatan Rumah Bukan Tanggung Jawab Anda
Mempertahankan kondisi rumah tetap dalam keadaan baik adalah kewajiban Anda sebagai penyewa. Akan tetapi, apabila ada kerusakan yang bukan disebabkan oleh Anda seperti air mampet atau atap bocor, ini bukan tanggung jawab Anda.
Pemilik rumah atau hunian yang Anda tempati wajib untuk memperbaiki fasilitas tersebut sampai bisa digunakan kembali seperti semula.
Anda mungkin akan dikenakan biaya maintenance bulanan. Namun, perbaikan untuk kerusakan yang besar tidak dibebankan lagi kepada Anda.
Bahkan, lebih untungnya lagi, ada juga beberapa hunian yang menerapkan free service charge sehingga Anda hanya perlu membayar cicilan bulanan tanpa maintenance fee atau IPL.
Hunian yang seperti ini bisa Anda temukan dengan sewa apartemen melalui Jendela360.
Dengan Jendela360, Anda bisa sewa apartemen di BSD, SCBD, Menteng, maupun kawasan strategis di kota besar lainnya dengan lebih cepat. Prosesnya juga lebih mudah karena Jendela360 dilengkapi dengan fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk melihat seluruh isi apartemen tanpa beranjak dari tempat duduk Anda.
Anda mungkin juga suka: Pilih Sewa atau Beli Apartemen? Lebih Baik yang Mana?
Kekurangan Ngontrak Rumah
1. Tidak Membangun Aset, Uang Sewa Tidak Kembali
Setiap bulan Anda membayar sewa, uang tersebut tidak menambah nilai kekayaan pribadi karena tidak ada kepemilikan yang dibangun dari pembayaran tersebut.
Dalam jangka panjang, ini bisa jadi kerugian besar karena Anda tidak memiliki apapun sebagai hasil dari pengeluaran tersebut. Sementara pada KPR, cicilan yang dibayar akan berubah menjadi aset Anda pribadi setelah lunas.
2. Harga Sewa Bisa Naik
Harga sewa rumah atau apartemen umumnya meningkat seiring waktu sehingga biaya yang dikeluarkan bisa semakin besar jika Anda tinggal dalam jangka panjang.
Kenaikan sewa juga bisa membebani keuangan bulanan Anda secara tiba-tiba. Tanpa adanya perjanjian jangka panjang, biaya tempat tinggal bisa tidak stabil.
Karenanya, sebelum Anda sewa apartemen atau rumah, diskusikan secara jelas dengan pemilik mengenai kenaikan sewa per tahunnya. Apabila Anda kebingungan dalam hal ini, Anda bisa sewa apartemen atau rumah melalui agen properti yang terpercaya seperti Jendela360.
3. Risiko Kontrak Tidak Diperpanjang Oleh Pemilik
Keputusan untuk memperpanjang kontrak berada di tangan pemilik rumah, sehingga Anda bisa saja dipaksa pindah jika kontrak tidak diperpanjang.
Situasi ini bisa merepotkan terutama jika Anda sudah merasa nyaman atau anak sudah mulai sekolah di sekitar lingkungan tersebut. Proses pindahan pun akan memakan biaya dan tenaga tambahan.
Ngontrak atau KPR? Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

(Sumber: freepik)
Masih bingung ingin ngontrak atau nyicil KPR? Tips berikut ini bisa menjadi pertimbangan Anda dan keluarga!
1. Sering Pindah-pindah? Ngontrak Aja!
Kalau pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk pindah-pindah tempat tinggal, ngontrak rumah tentu menjadi pilihan yang lebih tepat. Apabila Anda hanya akan menetap di satu tempat yang sama selama satu atau dua tahun saja, tidak usah beli rumah. Cukup sewa rumah atau apartemen saja.
Biasanya, pihak kantor juga akan menyediakan uang sewa rumah dengan jumlah tertentu. Kalau Anda bingung ingin ngontrak di mana, Anda bisa cari rekomendasi apartemen di Jendela360. Anda bisa menemukan apartemen di Jakarta Selatan, Surabaya, bahkan Batam dengan harga sewa yang menarik dan fasilitas yang lengkap di Jendela360.
2. Pastikan Cicilan KPR Tidak Lebih Besar dari 60% Penghasilan
Kalau Anda sudah mantap memutuskan untuk nyicil KPR, pastikan besaran cicilan yang akan Anda bayarkan tidak lebih dari 60% penghasilan bulanan Anda. Jangan sampai cicilan KPR jadi menghambat pengeluaran kebutuhan Anda yang lain.
3. Gunakan Simulasi KPR
KPR untuk setiap rumah dengan setiap bank pasti akan berbeda-beda. Maka dari itu, Anda harus menggunakan simulasi KPR.
Kalkulator simulasi KPR bisa membantu Anda dalam memperkirakan besaran cicilan yang nantinya akan Anda keluarkan. Dengan simulasi, Anda bisa menghitung kemampuan membayar cicilan secara realistis dan menghindari keputusan yang memberatkan.
4. Penghasilan Belum Cukup? Nabung Sambil Ngontrak!
Sebenarnya, keputusan untuk memilih ngontrak atau nyicil KPR tidak harus berdiri masing-masing secara terpisah. Keduanya bisa dilakukan saling beriringan untuk menemukan tempat tinggal yang paling tepat untuk Anda dan keluarga.
Sambil sedikit-sedikit mengumpulkan uang untuk mulai mengajukan KPR, Anda bisa menyisihkan sisanya untuk sewa rumah selama beberapa waktu. Dengan begitu, Anda tetap bisa memiliki hunian sendiri sambil menyiapkan aset tetap di kemudian hari.
Selain itu, menyewa rumah atau apartemen juga bisa menjadi cara untuk Anda yang belum bisa menentukan apakah hunian tersebut cocok untuk Anda. Sebelum membeli di tempat atau lingkungan yang sama, Anda bisa mengetahui rasanya tinggal di tempat tersebut untuk sementara waktu.
Nah, kalau Anda ingin sewa apartemen dengan kualitasnya lebih terjamin, Anda bisa menemukannya melalui Jendela360.
Jendela360 adalah situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit di kota-kota besar di Indonesia. Kualitas setiap unitnya terjamin karena telah melalui proses verifikasi.
Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang memungkinkan Anda untuk apartemen secara lebih detail tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda. Tim kami juga selalu bersedia dengan senang hati untuk membantu menemukan apartemen yang terbaik untuk Anda.
Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.
Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut!
Riana adalah seorang SEO writer dan copywriter di Jendela360. Riana memiliki pengalaman selama 3 tahun, khususnya dalam bidang properti dan gaya hidup. Dalam menulis, Riana percaya bahwa konten yang berorientasi pada autentisitas adalah kunci dalam menciptakan sebuah tulisan yang lebih berkualitas. Di waktu luang, Riana senang membaca buku untuk terus memperluas wawasan dan memperkaya inspirasinya dalam menulis.




