Daftar Isi:
Plus Minus Tinggal di Apartemen – Pindah ke hunian vertikal seperti apartemen sering jadi pertimbangan besar bagi banyak orang, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya. Hunian ini memberikan banyak kelebihan seperti lokasi strategis dekat pekerjaan dan transportasi umum, fasilitas lengkap, serta sistem keamanan yang terintegrasi sehingga membuatnya jadi pilihan populer terutama untuk gaya hidup urban dan profesional muda yang sibuk.
Namun, sebelum memutuskan untuk menetap, penting memahami plus minus tinggal di apartemen secara menyeluruh. Meski apartemen menawarkan kenyamanan dan akses mudah ke fasilitas kota, hunian vertikal juga punya beberapa keterbatasan seperti ruang yang lebih kecil atau aturan pengelola yang perlu dipatuhi.
Di artikel ini, Jendela360 akan membahas secara komprehensif tentang segala hal yang perlu diketahui sebelum memilih apartemen sebagai tempat tinggal, mulai dari kelebihan, kekurangan, hingga tips praktis agar keputusan hunian kamu makin matang dan sesuai kebutuhan.
Kelebihan Tinggal di Apartemen
1. Lokasi Strategis di Pusat Aktivitas
Salah satu keuntungan utama tinggal di apartemen adalah lokasinya yang cenderung dekat dengan pusat kota atau area strategis seperti kawasan perkantoran, pusat pendidikan, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.
Ini membantu mengurangi waktu perjalanan harian dan menghemat biaya transportasi yang adalah aspek penting di kota besar yang sering macet seperti Jakarta.
2. Fasilitas Lengkap di Dalam Kompleks
Mayoritas apartemen modern dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung kehidupan sehari-hari tanpa perlu keluar kompleks. Fasilitas seperti kolam renang, gym, taman bermain anak, ruang serbaguna, serta minimarket atau laundry dalam gedung memberikan kenyamanan ekstra yang jarang tersedia di rumah tapak biasa.
3. Sistem Keamanan Terintegrasi
Tinggal di apartemen umumnya memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibanding rumah biasa. Keamanan 24 jam, CCTV di area publik, akses lift terkunci dengan kartu, dan petugas keamanan siap siaga adalah beberapa contoh sistem keamanan yang tersedia. Ini menjadi nilai plus, terutama bagi keluarga atau penghuni yang sering bepergian.
4. Perawatan yang Lebih Mudah
Ukuran unit yang relatif lebih kecil membuat perawatan harian menjadi lebih sederhana dibanding rumah tapak. Selain itu, kebersihan area umum seperti taman atau kolam renang biasanya ditangani oleh manajemen apartemen sehingga penghuni hanya perlu fokus pada unit pribadinya saja.
5. Gaya Hidup Modern dan Efisien
Apartemen sering diasosiasikan dengan gaya hidup yang praktis dan efisien. Terutama bagi kaum urban seperti profesional muda atau generasi milenial dan Gen Z, hunian vertikal menawarkan kehidupan yang dekat dengan pusat aktivitas, tempat kerja, dan fasilitas sosial.
Kekurangan Tinggal di Apartemen
1. Luas Ruangan Terbatas
Salah satu kekurangan paling sering disebutkan dari hunian apartemen adalah ukuran unit yang relatif kecil jika dibandingkan dengan rumah tapak. Ini bisa menjadi tantangan jika kamu memiliki keluarga besar, banyak barang, atau membutuhkan ruang ekstra untuk hobi.
2. Biaya Bulanan Tambahan
Selain biaya sewa atau cicilan, tinggal di apartemen juga biasanya ada biaya lain seperti iuran pengelolaan lingkungan (IPL), biaya listrik, air, dan parkir yang perlu diperhitungkan dalam anggaran bulanan. Seringkali biaya-biaya ini bisa lebih tinggi dibanding rumah tapak, terutama di apartemen dengan fasilitas lengkap.
3. Kurangnya Privasi
Karena unit apartemen berdampingan satu sama lain, beberapa penghuni mungkin mengalami kurangnya privasi, baik dari suara tetangga maupun aktivitas di area publik. Dinding yang tidak terlalu tebal atau lalu-lintas orang di lorong bisa menjadi sumber gangguan.
4. Peraturan Pengelola yang Ketat
Apartemen biasanya memiliki aturan internal yang mesti diikuti. Ini bisa terkait dengan larangan memelihara hewan, aturan renovasi unit, hingga jam kunjungan tamu yang mungkin dirasakan sebagai batasan kebebasan bagi sebagian orang.
5. Area Parkir dan Fasilitas yang Bisa Terbatas
Beberapa kompleks apartemen memiliki kapasitas parkir yang terbatas, terutama di area pusat kota. Hal ini bisa menjadi tantangan jika kamu memiliki lebih dari satu kendaraan atau tamu yang datang.
Tips Memilih Apartemen yang Tepat
1. Tentukan Lokasi yang Strategis
Lokasi adalah salah satu faktor paling krusial saat memilih apartemen. Pertimbangkan akses ke kantor, sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan transportasi umum seperti stasiun MRT, LRT, atau bus kota. Hunian yang dekat dengan transportasi umum dapat menghemat waktu perjalanan harian dan mengurangi stres akibat kemacetan kota besar seperti apartemen Jakarta Utara atau Jakarta Selatan
2. Perhatikan Ukuran, Tata Letak, dan Ventilasi Unit
Ukuran unit harus sesuai dengan kebutuhan hidupmu. Apartemen tipe studio mungkin cocok untuk seseorang yang tinggal sendiri, sedangkan keluarga kecil biasanya membutuhkan unit 1BR atau 2BR dengan ruang yang lebih lega.
Selain itu, tata letak yang efisien serta sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang baik membuat hunian terasa lebih nyaman.
Jangan lupa juga memeriksa ruang penyimpanan karena unit apartemen sering kali punya keterbatasan area penyimpanan.
3. Tinjau Fasilitas yang Disediakan di Kompleks
Fasilitas apartemen dapat meningkatkan kualitas hidup sehari-hari. Kolam renang, gym, taman bermain anak, ruang serbaguna, hingga minimarket di area kompleks bisa jadi nilai tambah yang nyata. Namun, pastikan fasilitas tersebut benar-benar kamu butuhkan dan akan kamu gunakan, supaya tidak hanya menambah biaya bulanan tanpa manfaat maksimal.
4. Periksa Sistem Keamanan dan Kebersihan Lingkungan
Apartemen biasanya dilengkapi dengan sistem keamanan seperti keamanan 24 jam, CCTV di area publik, dan kontrol akses buat penghuni. Pastikan sistem keamanan ini berjalan dengan baik sebelum memilih unit. Kamu juga bisa memeriksa kebersihan area umum seperti lorong, lift, dan taman agar tahu bagaimana manajemen apartemen merawat lingkungan hunian.
5. Kenali Aturan dan Regulasi Apartemen
Setiap kompleks apartemen punya aturan internal yang harus dipatuhi penghuni, mulai dari pembatasan hewan peliharaan, renovasi unit, sampai penggunaan area bersama. Memahami regulasi ini sejak awal akan membantu kamu menghindari masalah administratif atau konflik dengan manajemen apartemen nantinya.
6. Pertimbangkan Sewa Bulanan atau Tahunan
Kalau kamu masih ragu antara membeli atau tinggal dulu untuk jangka waktu tertentu, opsi sewa apartemen bulanan atau tahunan bisa jadi solusi yang fleksibel. Dengan layanan seperti Jendela360, kamu bisa mencari apartemen yang sesuai kebutuhanmu secara mudah dan transparan, lengkap dengan pilihan kontrak bulanan atau tahunan. Ini membantu kamu merasakan langsung lingkungan dan fasilitas apartemen sebelum memutuskan tinggal lebih lama atau membeli unit sendiri.
____
Memahami plus minus tinggal di apartemen adalah langkah penting sebelum menentukan pilihan hunian, terutama di kota besar seperti Jakarta. Apartemen menawarkan kemudahan akses, fasilitas lengkap, dan sistem keamanan yang terkelola dengan baik, namun juga memiliki keterbatasan seperti ruang yang lebih terbatas dan aturan pengelolaan yang perlu disesuaikan dengan gaya hidup penghuni.
Dengan mempertimbangkan lokasi, fasilitas, biaya, serta kebutuhan jangka pendek maupun panjang, tinggal di apartemen bisa menjadi solusi hunian yang praktis dan nyaman untuk berbagai kalangan.
Cari apartemen yang sesuai kebutuhanmu tanpa ribet? Temukan pilihan sewa apartemen bulanan dan tahunan di lokasi strategis Jakarta hanya di Jendela360.
Dengan pengalaman lebih dari 2 tahun di bidang penulisan, khususnya di bidang properti, Rakay akan membawa Anda lebih paham dunia properti dengan cara yang ringan juga santai. Mengkhususkan diri pada topikfinansial, desain interior, dan gaya hidup urban, Ia percaya bahwa konten yang berkualitas dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pembaca dalam mengambil keputusan. Kenali Rakay Diso lebih dekat di LinkedIn.



