11 Kebiasaan yang Jadi Penyebab Mesin Cuci Mudah Rusak

by

|

|

,
penyebab mesin cuci cepat rusak

Penyebab Mesin Cuci Mudah Rusak — Mesin cuci sudah menjadi salah satu perangkat rumah tangga yang sangat diandalkan. Kehadirannya membantu menghemat waktu dan tenaga dalam mencuci pakaian sehari-hari. Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan mesin cuci cepat rusak meski usianya belum terlalu lama.

Pada banyak kasus, kerusakan mesin cuci tidak selalu disebabkan oleh faktor usia atau kualitas produk. Justru, kebiasaan penggunaan sehari-hari sering menjadi penyebab mesin cuci cepat rusak tanpa disadari. Mulai dari cara mencuci, penggunaan deterjen, hingga penempatan mesin cuci bisa memengaruhi daya tahannya.

Lalu, apa saja kebiasaan yang dapat menjadi penyebab mesin cuci mudah rusak? Simak penjelasannya berikut ini!

Tanda-Tanda Mesin Cuci Mulai Rusak

penyebab mesin cuci cepat rusak
(Sumber: neighborhoodappliancerepairs.com)

1. Mesin Cuci Mengeluarkan Suara Berisik

Mesin cuci yang mulai rusak biasanya akan mengeluarkan suara lebih keras atau tidak normal saat proses pencucian maupun pengeringan. Bunyi berisik ini bisa muncul akibat komponen di dalam mesin yang mulai aus, posisi mesin yang tidak rata, atau beban cucian yang terlalu berat.

Jika suara berisik dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan komponen lainnya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk segera mengecek penyebabnya karena suara tidak wajar sering menjadi tanda awal penyebab mesin cuci cepat rusak.

Anda mungkin juga suka: Awas Rusak Total! Ini Penyebab Mesin Cuci Tiba-tiba Berisik

2. Terjadi Kebocoran Air

Kebocoran air di sekitar mesin cuci merupakan tanda yang cukup sering terjadi dan kerap diabaikan. Umumnya, kebocoran disebabkan oleh selang air yang longgar, retak, atau sambungan yang sudah tidak rapat.

Selain membuat area sekitar mesin menjadi basah, kebocoran air juga berisiko merusak komponen listrik. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menjadi salah satu penyebab mesin cuci mudah rusak dalam jangka panjang.

3. Mesin Cuci Tidak Menyala

Mesin cuci yang tidak mau menyala atau sering mati mendadak menandakan adanya masalah pada sistem kelistrikan. Hal ini bisa terjadi akibat kabel yang bermasalah atau komponen internal yang sudah tidak bekerja optimal.

Kondisi ini tidak boleh dianggap sepele karena mesin yang dipaksa tetap digunakan berisiko mengalami kerusakan lebih parah. Mesin cuci yang sering mati juga bisa menjadi indikasi awal kerusakan yang lebih serius.

4. Pengering Tidak Berputar

Pada mesin cuci dua tabung, pengering yang tidak berputar merupakan tanda kerusakan yang cukup umum. Akibatnya, pakaian tidak bisa dikeringkan secara maksimal dan masih sangat basah setelah dicuci.

Masalah ini sering muncul akibat beban cucian yang terlalu berat atau komponen penggerak pengering yang mulai aus. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan mesin secara keseluruhan.

5. Air Tidak Masuk ke Dalam Tabung

Air yang tidak mengalir atau masuk dengan sangat lambat ke dalam tabung menandakan adanya gangguan pada sistem pengisian air. Hal ini bisa disebabkan oleh saluran air yang tersumbat atau komponen pengatur aliran air yang bermasalah.

Jika air tidak masuk dengan normal, proses pencucian menjadi tidak optimal dan mesin bekerja lebih keras dari seharusnya. Kondisi ini juga berkontribusi terhadap penyebab mesin cuci gampang rusak.

6. Muncul Bau Tak Sedap dan Jamur

Bau tidak sedap yang muncul dari mesin cuci sering kali disebabkan oleh kelembapan yang berlebihan dan jarang dibersihkan. Sisa deterjen dan kotoran yang menumpuk dapat memicu pertumbuhan jamur di dalam tabung.

Selain mengganggu kenyamanan, jamur juga dapat memengaruhi kebersihan pakaian yang dicuci. Mesin cuci yang kotor akan bekerja kurang optimal dan lebih cepat mengalami penurunan performa.

7. Tagihan Listrik Meningkat

Peningkatan tagihan listrik tanpa perubahan pola penggunaan bisa menjadi tanda mesin cuci bermasalah. Mesin yang tidak bekerja secara efisien biasanya membutuhkan daya listrik lebih besar untuk menyelesaikan satu siklus pencucian.

Kondisi ini menunjukkan bahwa mesin cuci bekerja lebih berat akibat adanya gangguan pada komponen internal. Jika dibiarkan, selain boros listrik, kerusakan mesin juga akan semakin parah.

Kebiasaan yang Dapat Menjadi Penyebab Mesin Cuci Mudah Rusak


(Sumber: pexels.com)

1. Terlalu Sering Menggunakan Mesin Cuci

Menggunakan mesin cuci terlalu sering dalam interval yang terlalu singkat dapat membuat komponen di dalamnya bekerja tanpa jeda yang cukup. Kondisi ini dapat mempercepat motor, sabuk, dan bagian penggerak lainnya cepat aus, terutama jika mesin digunakan setiap hari.

Jika dibiarkan, kebiasaan ini menjadi salah satu penyebab mesin cuci cepat rusak yang sering tidak disadari. Mesin cuci juga membutuhkan waktu istirahat agar suhunya tetap stabil dan performanya terjaga.

2. Muatan Pakaian Terlalu Berlebihan

Memasukkan pakaian melebihi kapasitas yang dianjurkan membuat mesin bekerja lebih berat dari seharusnya. Beban berlebih dapat mengganggu keseimbangan tabung dan meningkatkan tekanan pada motor mesin.

Kebiasaan ini termasuk kebiasaan yang membuat mesin cuci gampang rusak, karena dilakukan berulang kali dapat menyebabkan komponen penting cepat aus dan berisiko rusak permanen.

Baca juga: Jangan Asal! 9 Jenis Pakaian Ini Tidak Boleh Masuk Mesin Cuci

3. Menggunakan Deterjen Secara Berlebihan

Deterjen yang digunakan terlalu banyak akan menghasilkan busa berlebih di dalam tabung. Busa ini dapat mengganggu perputaran tabung dan membuat mesin bekerja tidak optimal.

Selain itu, sisa deterjen dapat menumpuk di bagian dalam mesin dan memicu bau tidak sedap. Dalam jangka panjang, kondisi ini menjadi penyebab mesin cuci mudah rusak yang sering diabaikan.

4. Penempatan Mesin Cuci yang Tidak Tepat

Mesin cuci yang diletakkan di permukaan tidak rata akan menghasilkan getaran berlebihan saat digunakan. Getaran ini dapat merusak komponen internal dan mempercepat kerusakan mesin.

Selain itu, penempatan mesin di area yang terkena sinar matahari langsung atau lembap juga berpengaruh pada daya tahannya. Posisi yang tidak tepat dapat memperpendek usia mesin cuci.

5. Jarang Membersihkan Mesin Cuci

Mesin cuci yang jarang dibersihkan berpotensi menjadi tempat penumpukan kotoran, sisa deterjen, dan jamur. Kondisi ini membuat mesin bekerja lebih berat untuk menghasilkan cucian yang bersih.

Jika dibiarkan, penumpukan tersebut dapat mengganggu sistem kerja mesin. Kebiasaan ini sering menjadi penyebab mesin cuci cepat rusak meski usia pemakaian masih tergolong baru.

6. Kesalahan Cara Penggunaan

Penggunaan mesin cuci yang tidak sesuai dengan petunjuk, seperti memilih program cuci yang tidak tepat, dapat memengaruhi performa mesin. Setiap jenis mesin cuci memiliki pengaturan yang disesuaikan dengan kebutuhan tertentu.

Kesalahan penggunaan yang dilakukan secara terus-menerus dapat mempercepat keausan komponen. Hal ini menjadikan mesin cuci lebih rentan rusak dalam jangka panjang.

7. Membiarkan Benda Asing Masuk ke Dalam Mesin

Benda kecil seperti koin, peniti, atau kunci yang tertinggal di saku pakaian dapat masuk ke dalam tabung mesin cuci. Benda asing ini berisiko merusak tabung dan sistem pembuangan air.

Kerusakan akibat benda asing sering terjadi tanpa disadari hingga mesin menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Oleh karena itu, kebiasaan memeriksa pakaian sebelum mencuci sangat penting.

Anda mungkin juga suka: Bolehkah Mencuci Sepatu di Mesin Cuci? Begini Cara yang Benar!

8. Tidak Memeriksa Saku Pakaian Sebelum Mencuci

Banyak orang terbiasa langsung memasukkan pakaian ke mesin cuci tanpa memeriksa saku terlebih dahulu. Kebiasaan ini meningkatkan risiko masuknya benda keras ke dalam mesin.

Benda asing yang terbawa dapat merusak tabung dan komponen lainnya. Dalam jangka panjang, kebiasaan sederhana ini bisa berdampak besar pada keawetan mesin cuci.

9. Mengabaikan Tanda-Tanda Awal Kerusakan

Suara berisik, getaran tidak normal, atau bau tidak sedap sering dianggap masalah kecil. Padahal, tanda-tanda ini merupakan sinyal awal mesin cuci mulai bermasalah.

Mengabaikan gejala tersebut dapat membuat kerusakan semakin parah. Penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.

10. Menggunakan Air dengan Kualitas Buruk

Air yang mengandung banyak kotoran atau endapan dapat memengaruhi sistem kerja mesin cuci. Endapan ini berpotensi menyumbat saluran air dan merusak komponen internal.

Jika digunakan terus-menerus, kualitas air yang buruk dapat menjadi salah satu penyebab mesin cuci mudah rusak. Mesin pun akan bekerja lebih berat untuk menjalankan satu siklus pencucian.

11. Tidak Melakukan Perawatan Berkala

Banyak pengguna hanya menggunakan mesin cuci tanpa melakukan perawatan rutin. Padahal, pemeriksaan dan pembersihan berkala sangat penting untuk menjaga performa mesin.

Tanpa perawatan yang tepat, mesin cuci akan lebih cepat mengalami penurunan fungsi. Kebiasaan ini sering menjadi faktor utama yang mempercepat kerusakan mesin cuci di rumah.

 

Memahami kebiasaan yang dapat menyebabkan mesin cuci lebih mudah rusak sangat penting. Nah, kalau Anda mencari hunian praktis yang sudah termasuk dengan mesin cuci maupun peralatan rumah tangga lainnya, Anda bisa sewa apartemen full furnished melalui Jendela360.

Jendela360 merupakan situs sewa apartemen yang telah terpercaya dengan puluhan ribu unit apartemen berkualitas di kota-kota besar Indonesia.

Jendela360 memiliki fitur virtual tour menggunakan kamera 360 yang dapat membantu melihat apartemen secara lebih detail dan memudahkan proses pencarian apartemen Anda.

Seluruh transaksi Anda dengan Jendela360 juga terjamin aman tanpa adanya hidden fees karena dilakukan secara transparan.

Anda juga bisa dengan mudah menemukan rekomendasi apartemen Jakarta Selatan, apartemen Jakarta Barat, apartemen Jakarta Pusat, dan kota-kota lainnya dengan Jendela360.

Kunjungi website Jendela360 atau hubungi customer service kami untuk informasi lebih lanjut

Artikel Lainnya