Bingung memilih tipe unit apartemen yang cocok untuk Anda? Masalah seperti ini hampir dialami oleh setiap orang yang hendak menyewa atau membeli apartemen. Jawabannya tentu tergantung dari kebutuhan Anda akan ruang dan furnitur-furnitur apa saja yang dibutuhkan.

Jika Anda tinggal sendiri, bayangkan tentang aktifitas apa saja yang akan Anda kerjakan dan di ruangan mana Anda akan menghabiskan banyak waktu. Seorang pekerja biasanya menginginkan kamar yang berukuran lebih luas dan nyaman, karena mereka membutuhkan istirahat yang cukup. Lain halnya dengan keluarga, yang membutuhkan ruang keluarga dan ruang makan yang cukup luas.

Baca juga: PANDUAN MEMILIH UNIT APARTEMEN, PASTI CEPAT COCOK

Mengenal Tipe Unit Apartemen

Pertama-tama sebelum memilih tipe unit apartemen yang tepat, Anda perlu terlebih dahulu mengenal tipe-tipe apartemen beserta dengan ukuran dan spesifikasinya. Tipe yang paling sering ditemui oleh calon penghuni apartemen di Indonesia adalah tipe Studio, 1BR, 2BR, dan 3BR

1. Apartemen Tipe Studiomemilih tipe unit apartemen

Apartemen tipe studio menggabungkan kamar tidur dan dapur dalam satu ruangan. Kamar mandinya ada di ruangan terpisah, seringkali dilengkapi dengan bathtub, meski banyak juga unit studio yang hanya dilengkapi dengan shower. 

  • Ukuran: 20 meter persegi hingga 35 meter persegi
  • Kapasitas: 1-2 orang
  • Cocok Untuk: Lajang yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum memiliki anak.

2. Apartemen Tipe 1BR (1 Bedroom)

memilih tipe unit apartemen

Berbeda dengan apartemen tipe Studio, tipe 1BR memiliki ruang tengah, dapur dan kamar yang terpisah. Kamar tidurnya seringkali dilengkapi dengan lemari pakaian. Kamar mandinya terpisah dan pada beberapa unit 1BR yang mewah, ada kamar mandi tambahan yang berukuran lebih kecil.

  • Ukuran: 32 meter persegi hingga 34 meter persegi
  • Kapasitas: 1-2 orang
  • Cocok Untuk: Lajang yang tinggal sendiri atau pasangan yang belum memiliki anak.

3. Apartemen Tipe 2BR (2 Bedroom)

Tipe ini kemungkinan adalah tipe yang paling diinginkan oleh penghuni. Unit 2BR terdiri dari 2 kamar tidur yang terpisah. Paling tidak ada satu jendela di setiap kamarnya. Ada juga lemari pakaian di setiap kamar. Kamar tidur, ruang tengah dan kamar mandi berada di ruangan yang terpisah. Meski terpisah, ruang tengah dan dapur seringkali berada dalam satu area yang sama di unit ini.

  • Ukuran: 45 meter persegi hingga 90 meter persegi
  • Kapasitas: 3-4 orang
  • Cocok Untuk: Dengan kapasitas yang bisa menampung 3-4 orang, unit ini cocok dihuni oleh pasangan yang sudah memiliki 2 sampai 3 anak

4. Apartemen Tipe 3BR (3 Bedroom)

Serupa dengan unit 2BR, yang membedakan 3BR dengan unit sebelumnya adalah ruangan-ruangan tambahannya. Unit ini cocok untuk dihuni oleh pasangan lama yang memiliki lebih dari dua anak.

  • Ukuran: 54 meter persegi hingga 108 meter persegi
  • Kapasitas: 4-5 orang
  • Cocok Untuk: Pasangan lama yang sudah memiliki lebih dari dua anak.

Baca juga: Pilih Apartemen Dua Kamar Atau Studio? Lihat Dulu Kelebihannya Masing-Masing

Tips dalam Memilih Tipe Unit Apartemen 

Ada beberapa pertimbangan dan cara yang mungkin dapat membantu Anda sebelum memilih tipe unit apartemen idaman. Diantaranya yaitu:

1) Mengurutkan Prioritas dalam Memilih Apartemen

Apa yang Anda cari dalam hunian apartemen? Apakah fasilitasnya? Lingkungannya? Atau hal lain? Sebelum menentukan tipe unit apartemen yang Anda inginkan, cobalah untuk mengurutkan prioritas-prioritas Anda terlebih dahulu, dari yang terpenting hingga yang kurang penting, seperti:

  • Apartemen berbiaya rendah
  • Sewa bulanan yang murah
  • Lingkungan yang nyaman
  • Prosedur pindah yang mudah
  • Maintenance yang baik
  • Fasilitas (kolam berenang, sauna, laundry dan lainnya)
  • Ukuran
  • Tampilan interior dan eksterior
  • Jaraknya ke kantor, sekolah atau pusat-pusat perbelanjaan, dll.

2) Kenali Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing Unit Apartemen

Setelah Anda menentukan prioritas dalam memilih tipe unit apartemen, langkah selanjutnya adalah mengenali kelebihan dan kekurangan setiap unit apartemen. Dengan begitu, Anda dapat mengantisipasi segala penyesalan yang mungkin muncul di belakang, setelah Anda membeli atau menyewa apartemen.

1. Unit Studio

Apartemen studio memiliki keunggulan berupa harga sewa dan beli yang murah, dibanding dengan unit-unit lainnya. Karena luasnya yang terbatas, unit ini juga lebih mudah untuk dibersihkan.

Kekurangannya, meskipun beberapa unit apartemen dirancang untuk menciptakan kesan terbuka, keadaan di dalamnya kadang tetap terasa gerah. Hal itu karena penghuni beraktifitas di ruangan yang itu-itu saja.

Padahal, aktifitas tertentu sebaiknya jangan dilakukan di satu tempat, karena bisa menurunkan efektivitas. Misalnya jika Anda belajar sekaligus tidur di kamar tidur, maka kualitas belajar dan tidur Anda tidak akan lebih baik daripada jika dilakukan di ruang terpisah. Oleh karena itu, penghuni seringkali direpotkan untuk membeli partisi-partisi agar dapat membagi apartemen studio ke ruangan-ruangan yang lebih kecil.

2. Unit 1BR

Unit 1BR dan Studio sama-sama layak dihuni oleh pekerja yang masih lajang. Bedanya, unit 1BR lebih ramah kepada tamu yang akan berkunjung, karena di unit ini terdapat ruang tamu yang terpisah dengan kamar. Anda juga bisa mengadakan pesta di ruang tamu tanpa harus takut kamar Anda akan jadi berantakan.

Selain itu, unit 1BR juga cocok untuk dihuni oleh orang yang telah menikah. Mereka bisa tidur di kasur yang sama sambil menonton TV. Mungkin sang istri bisa memasak di dapur selagi suami menonton film. Kebahagiaan kecil yang bisa Anda dapatkan di unit ini.

3. Unit 2BR

Unit 1BR memang menjanjikan dan dapat menawarkan pengalaman tinggal yang romantis dengan pasangan, tetapi jika Anda sudah memiliki anak, saatnya pindah ke unit 2BR. Keuntungannya, anak Anda tetap bisa bersantai dan tidur dengan nyenyak selagi Anda mendapatkan privasi sendiri. Kamar tambahan ini juga dapat menjadi sarana untuk anak bermain dan menyimpan mainan-mainan mereka.

4. Unit 3BR

Apakah Anda tinggal bersama teman atau saudara sepupu? Jika iya, pertimbangkanlah untuk tinggal di unit 3BR. Di sini, Anda dapat merasakan tinggal di ruangan yang lebih besar dan berbagi dapur serta ruang tengah dengan teman atau saudara Anda.

Jangan khawatir soal harganya yang mahal, Anda dapat patungan dengan rekan sekamar Anda dan menghemat banyak uang. Tinggal bersama teman atau sepupu bisa sangat menyenangkan, karena Anda jadi memiliki teman mengobrol dan berbagi banyak ide.

3) Perkirakan Luas Ruang dan Banyaknya Furnitur yang Anda Miliki

memilih tipe unit apartemen

Dimanapun kita tinggal, kita kemungkinan akan membutuhkan furnitur-furnitur baru. Hal ini akan menjadi masalah jika unit yang kita tinggali luasnya tidak mendukung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perencanaan. Anda dapat melakukannya dengan menggambar peta layout unit beserta furnitur Anda, dengan cara berikut.

  • Pertama-tama, ukur dimensi furnitur Anda (tinggi, panjang dan lebar).
  • Tulis ukuran-ukuran tersebut.
  • Gunakan dua carik graph paper (kertas dari buku kotak-kotak kecil).
  • Buat skala 1 m2 = 1 kaki
  • Gunakanlah spidol untuk menggambar dimensi ruang (fokus pada kamar tidur, ruang tengah dan ruang makan) pada lembar yang pertama. Anda akan membutuhkan layout unit untuk melakukan ini.
  • Pada lembar kedua, gambar dimensi dari furnitur-furnitur  Anda.
  • Gunting furnitur-furnitur yang telah Anda gambar tadi dan atur pada lembar kertas pertama (yang bergambar dimensi ruang) dan lihat apakah furnitur-furnitur tersebut bisa muat. Pastikan Anda menyisakan ruang untuk bergerak dan memindahkan barang-barang.

4) Pastikan Unit-Unit yang Sempit Dapat Anda Siasati

memilih tipe unit apartemen

Tidak masalah jika pada akhirnya, budget Anda hanya cukup untuk menyewa apartemen studio yang sempit. Ada dua kemungkinan kenapa unit apartemen Anda bisa terlihat sempit. Pertama karena memang luasnya secara ukuran sempit (biasanya unit-unit studio dan 1BR). Kemungkinan kedua karena banyaknya barang yang Anda bawa masuk ke dalam unit, sehingga unit terlihat makin sempit.

Anda tetap dapat menyiasatinya dengan cara:

  • Hanya membawa furnitur yang penting-penting saja ke dalam unit dan jangan terlalu besar.
  • Gunakan rak-rak yang menempel di dinding. Jika Anda menggunakan rak buku, manfaatkan juga untuk meletakan barang-barang lainnya.
  • Gunakan warna-warna cerah di dalam unit (seperti putih), agar ruangan terlihat lebih luas.
  • Hanya simpan barang-barang yang memang Anda perlukan.
  • Gunakan lemari besar tanpa pintu. Ini dapat menciptakan banyak ruang.
  • Gunakan tempat penyimpanan dari plastik yang bisa muat di kolong kasur. Ini akan menghemat banyak tempat.

5) Bandingkan Unit-Unit Sejenis

Jika Anda sudah menemukan unit apartemen idaman, jangan terburu-buru untuk menyewa atau membelinya. Coba bandingkan apartemen sejenis di tempat lain. Apartemen dengan tipe unit dan luas yang sama belum tentu punya harga dan nilai yang sama juga. Hal itu dapat dipengaruhi misalnya oleh lokasi apartemen itu sendiri, kredibilitas developer, fasilitas yang ditawarkan, dsb.

Jika Anda bingung dalam menentukan nilai apartemen, Anda dapat menggunakan rumus berikut (yang saya kutip dari phillyaptrentals.com) untuk menghitung biaya per meter persegi dari suatu unit apartemen:

(Harga Sewa – Biaya yang Ditanggung Apartemen) / Luas per meter persegi = Biaya per meter persegi

Misalnya, seseorang menyewa unit 1BR di apartemen A seharga Rp 2.500.000 per bulan dengan luas 34 m2. Rincian biaya lainnya adalah sebagai berikut:

  • Parkir: Rp 200.000 per bulan
  • Listrik: Rp 600.000 per bulan (ditanggung apartemen)
  • Air: Rp 100.000 perbulan (ditanggung apartemen)
  • Biaya pemeliharaan: Gratis

Maka nilai unit 1BR tersebut per meter perseginya adalah:

(Rp 2.500.000 – (Rp 600.000 + Rp 100.000)) / 34 m2 = Rp 52.940/m2

Ingatlah untuk melakukan perbandingan ini secara apple to apple. Maksudnya antara unit 1BR dengan 1BR lainnya, begitu juga dengan unit studio.

Nah, itu dia tips-tips memilih tipe unit apartemen yang tepat. Semoga bisa membantu dalam pencarian apartemen idaman Anda.